Pengusaha Benarkan Konsumen Masih Wait and See Jelang Pemilu

Oleh : Ridwan | Rabu, 10 April 2019 - 13:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif sudah didepan mata. Kemeriahan Pemilu pun sudah semakin ramai diperbincangkan, baik di Sosial Media (Sosmed) maupun di masyarakat.

Namun, hingar bingar keramaian Pemilu tidak dapat dirasakan oleh beberapa pegusaha di Indonesia. Pasalnya, konsumen lebih memilih menuggu selepas pemilu dari pada mereka harus order pesanan sebelum pemilu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Gunawan Wijaya selaku Direktur Utama PT Citra Makmur Jaya Lestari selaku produsen keramik QnQ Gress.

"Masuk bulan April ini, konsumen lebih memilih wait and see," kata nya saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Rabu (10/4).

Dijelaskan Gunawan, hal ini wajar dilakukan, pasalnya mereka (konsumen) menunggu hasil dari Pemilu nantinya. "Wajar lah, setiap mau Pemilu pasti kondisinya seperti ini," jelasnya.

Namun, Gunawan memastikan bahwa bisnis dan penjualan masih terus berjalan. "Stok pesanan kita masih cukup banyak yang harus diselesaikan, sehingga bisnis kami masih terus berjalan," ungkap Gunawan.

Gunawan berharap apapun hasil pemilu nantinya mampu membuat iklim usaha di Indonesia makin bersahabat. "Mudah-mudahan apapun hasil nya dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif lagi," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →