Wamenperin Resmi Buka Pameran Keramika, Megabuild dan Propertyexpo 2026

Oleh : Ridwan | Kamis, 04 Juni 2026 - 18:50 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.idTangerang – Pameran kontruksi dan property terintegrasi di Indonesia, Megabuild, Keramika dan Megaproperty Expo 2026 resmi dibuka. Pameran yang berlangsung mulai tanggal 4-7 Juni 2026 di NICE PIK 2 dibuka secara langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza.

Wamenperin Faisol Riza menilai penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11 bersama Megabuild dan Megaproperty 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan industri nasional.

"Didukung kapasitas terpasang 650 juta meter persegi serta penguatan kebijakan SNI dan TKDN, kami optimis sektor ini siap bertransformasi menjadi industri hijau yang berdaya saing tinggi di pasar internasional. Kolaborasi strategis dalam pameran ini merupakan wadah inovasi utama untuk mempercepat adopsi teknologi modern sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan," kata Faisol Riza di Tangerang (4/6).

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor yang dihadirkan dalam pameran tersebut membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri untuk mempercepat adopsi teknologi, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk nasional.

Dikesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto meyakini penyelenggaraan pameran dapat menjadi etalase strategis untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri, sekaligus menunjukkan kemampuan industri lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun global.

Menurutnya, salah satu pameran yang dilakukan industri dalam negeri untuk memacu daya saing industri keramik yakni pameran Megabuild, Keramika & Megaproperty 2026.

"Keramika 2026 adalah etalase kebanggaan industri keramik nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas, desain dan teknologi pabrikan lokal siap bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Edy menegaskan, momentum penyelenggaraan ini sejalan dengan pemulihan sektor properti yang kembali menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2026, sektor properti berhasil masuk dalam tiga besar penyumbang investasi nasional dengan proyeksi kontribusi terhadap PDB yang meningkat signifikan dari 10 persen menjadi 11,5 persen.

Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya menyampaikan penyelenggaraan Keramika, Megabuild, dan Megaproperty Expo 2026 juga didukung berbagai asosiasi dan lembaga, antara lain ASAKI, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta Indonesia Design.

Menurutnya, selain menjadi ajang pamer produk, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program bisnis seperti business matching, seminar, workshop arsitektur dan desain interior, peluncuran produk baru, hingga forum jejaring yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai sektor.