Dari Kepatuhan ke Strategi Bisnis: IHI Operasikan PLTS On Grid Berkapasitas 777,98 kWp

Oleh : Candra Mata | Jumat, 05 Juni 2026 - 22:02 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri healthcare global tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks, yakni menjaga kualitas dan keamanan produk sekaligus menekan jejak karbon di sepanjang rantai pasok produksi.

Seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan dari pasar internasional dan kebutuhan menjaga efisiensi operasional jangka panjang, perusahaan-perusahaan manufaktur kesehatan mulai mengintegrasikan energi bersih sebagai bagian dari strategi bisnis mereka.

Menjawab tantangan tersebut, PT Integrated Healthcare Indonesia (IHI), bagian dari Kenvue, Inc. yang beroperasi di Indonesia, mengambil langkah strategis melalui pemanfaatan energi surya di fasilitas manufakturnya yang berlokasi di Jakarta Timur. 

Perusahaan ini memproduksi dan memegang izin edar berbagai merek kesehatan yang telah dikenal luas, seperti Mylanta, Tylenol, Benadryl/Bactidol, Imodium, Daktarin, dan Motilium. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk-produk tersebut juga diekspor ke sejumlah negara, termasuk Korea, Filipina, Thailand, dan Australia.

Bekerja sama dengan SUN Energy sebagai penyedia solusi energi terbarukan terintegrasi, IHI mulai mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid berkapasitas 777,98 kWp sejak Februari 2026.

Inisiatif ini mencerminkan pergeseran paradigma di sektor healthcare manufacturing, di mana energi bersih tidak lagi dipandang semata sebagai upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai fondasi untuk membangun operasional yang lebih efisien, tangguh, dan siap menghadapi tuntutan industri di masa depan.

Berbeda dengan sektor lain yang memiliki ruang lebih besar untuk melakukan penyesuaian konsumsi energi, industri healthcare harus mempertahankan standar operasional yang ketat.

Operasional seperti cleanroom, laboratorium, sistem HVAC, cold-chain logistics, pengolahan air, hingga lini produksi dan pengemasan membutuhkan pasokan energi yang stabil dan konsisten guna menjaga kualitas serta keamanan produk.

Oleh karena itu, transisi energi di sektor ini memerlukan solusi yang mampu menjamin keandalan operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan perusahaan.

PLTS yang terpasang di fasilitas IHI diproyeksikan mampu menghasilkan energi bersih sebesar 1.012.503 kWh per tahun. Pemanfaatan energi tersebut diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon hingga 787,73 ton CO2 per tahun, setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman lebih dari 13 ribu pohon.

Selain memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi, penggunaan energi surya juga diharapkan membantu perusahaan mengelola biaya energi secara lebih terkendali dalam jangka panjang serta mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi harga energi konvensional.

“Inisiatif pemanfaatan energi surya melalui instalasi solar panel merupakan langkah konkret dalam mendukung pengurangan emisi karbon, sekaligus meningkatkan efisiensi energi operasional secara berkelanjutan. Di sisi lain, implementasi sistem digitalisasi berbasis real-time monitoring yang telah berjalan sejak awal tahun ini memperkuat kapabilitas kami dalam meningkatkan presisi, visibilitas, dan kecepatan dalam pengambilan keputusan operasional” ujar Teerasak Lueuwirat, Presiden Direktur PT Integrated Healthcare Indonesia.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan energi surya di fasilitas IHI digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional mulai dari sistem pendingin, pengolahan air, pencahayaan, hingga fasilitas produksi dan gudang.

CEO SUN Energy, Jefferson Kuesar, mengatakan bahwa sektor healthcare merupakan salah satu industri dengan kebutuhan energi paling kritikal karena operasionalnya berjalan dengan standar kualitas dan reliability yang tinggi.

“Karena itu, transisi energi di sektor ini membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada dekarbonisasi, tetapi juga pada ketahanan energi dan efisiensi operasional jangka panjang. Kami melihat semakin banyak industri mulai memandang energi terbarukan bukan hanya sebagai inisiatif lingkungan, tetapi sebagai bagian dari strategi bisnis dan daya saing global,” ujar Jefferson.

Pemanfaatan PLTS di fasilitas IHI menjadi contoh bagaimana transformasi energi di sektor manufaktur Indonesia mulai berkembang dari sekadar pemenuhan kepatuhan menuju strategi bisnis yang menciptakan nilai jangka panjang.

Di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan, energi bersih kian memainkan peran penting dalam membangun industri yang lebih kompetitif, efisien, dan siap menghadapi masa depan.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →