Februari 2022, Wisatawan Asing yang Berkunjung ke Spanyol Wajib Vaksin Booster

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 24 Januari 2022 - 15:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Mulai 1 Februari 2022, pemerintah Spnayol menerapkan aturan terbaru bahwa wisatawan internasional yang berkunjung ke negera tersebut harus menunjukkan bukti dosis vaksin booster Covid-19.

Dilansir dari laman Travelandleisure, menurut situs pariwisata Spanyol. sebagian besar wisatawan internasional, termasuk dari Amerika Serikat, akan diminta untuk menunjukkan bukti bahwa mereka telah menerima dosis booster vaksin virus Corona tidak lebih dari 270 hari (sekitar sembilan bulan) setelah dosis terakhir dari seri vaksin awal mereka.

Seperti halnya suntikan vaksin awal, wisatawan harus menunggu setidaknya 14 hari setelah dosis booster.

Aturan dosis booster baru adalah tambahan dari persyaratan saat ini bahwa wisatawan mengisi formulir Kontrol Kesehatan Spanyol, yang dapat diperoleh melalui portal Kesehatan Perjalanan Spanyol atau melalui aplikasi (di perangkat Android atau iOS).

Selain itu, Spanyol juga mewajibkan memakai masker baik di dalam ruang publik maupun di luar ruangan. 

Spanyol diklasifikasikan sebagai tujuan "Level 4" oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang termasuk dalam peringatan perjalanan tertinggi badan tersebut. Tujuan ditetapkan sebagai "Level 4" jika mereka melaporkan lebih dari 500 kasus COVID-19 per 100.000 orang selama 28 hari terakhir.

Menurut Reuters, saat ini Spanyol melaporkan rata-rata sekitar 64.700 kasus baru setiap hari yang merupakan penurunan yang signifikan dari awal Januari.

Suntikan booster vaksin Covid-19 menjadi kebutuhan yang semakin umum. Tahun lalu, Israel mulai mewajibkan suntikan booster bagi siapa saja yang ingin mendapatkan "green pass," yang diperlukan untuk mengakses ruang publik seperti restoran.

Selain itu, Perancis baru-baru ini mulai mewajibkan suntikan booster tujuh bulan setelah divaksinasi untuk mendapatkan "lulus sanitasi," wajib di tempat-tempat umum seperti restoran dan kafe serta di kereta jarak jauh.

Di Amerika Serikat, Hawaii sedang mempertimbangkan untuk menambahkan persyaratan pendorong Covid-19 ke program Safe Travels-nya, sementara pulau Maui telah mengubah definisi "sepenuhnya divaksinasi" untuk memasukkan suntikan booster. Dan awal bulan ini, Metropolitan Opera di New York City mulai mewajibkan semua pemain, karyawan, dan anggota audiens untuk menunjukkan bukti suntikan booster Covid-19.

Chodijah Febriyani Lihat semua artikel →