Bridgestone Bagikan Tips Aman Road Trip Keluarga Saat Libur Sekolah

Oleh : Candra Mata | Jumat, 12 Juni 2026 - 13:27 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Memasuki musim liburan sekolah, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat seiring tingginya minat perjalanan keluarga ke berbagai destinasi wisata. Dalam situasi tersebut, kesiapan kendaraan menjadi faktor penting untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan bebas hambatan.

Melihat tren tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama kondisi ban sebagai komponen yang berperan langsung terhadap keselamatan berkendara.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas perjalanan selama libur sekolah perlu diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya persiapan kendaraan yang menyeluruh.

“Momentum liburan sekolah yang diiringi peningkatan mobilitas masyarakat menjadi pengingat pentingnya mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Melalui tips ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, khususnya ban, serta menerapkan kebiasaan berkendara yang aman. Persiapan yang baik dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko di jalan,” ujar Mukiat.

Untuk mendukung perjalanan yang aman dan efisien, Bridgestone Indonesia membagikan sejumlah langkah penting yang dapat dilakukan pengendara sebelum dan selama perjalanan.

Pada tahap persiapan, pengendara dianjurkan memeriksa kondisi ban utama maupun ban cadangan, termasuk memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan kedalaman alur ban juga perlu dilakukan guna memastikan masih berada di atas batas aman minimum 1,6 mm. Selain itu, kondisi fisik ban harus dipastikan bebas dari sobekan, benjolan, maupun benda tajam yang berpotensi mengganggu performa saat berkendara.

Bagi pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), perhatian terhadap tekanan ban menjadi semakin penting mengingat bobot kendaraan yang lebih besar dibanding mobil konvensional. Pengguna EV dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) juga disarankan merencanakan lokasi pengisian daya atau SPKLU sebelum memulai perjalanan.

Selain mempersiapkan kendaraan, perilaku berkendara juga menjadi faktor penentu keselamatan di jalan. Pengemudi dianjurkan mengontrol akselerasi secara halus, mengantisipasi karakter pengereman regenerative braking pada kendaraan elektrifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengguna jalan lain seperti pejalan kaki dan pesepeda.

Bridgestone juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi kelelahan selama perjalanan jauh. Pengendara disarankan menerapkan aturan istirahat setiap dua jam atau setelah menempuh sekitar 200 kilometer guna menjaga konsentrasi. Jika mulai mengantuk, tidur singkat selama sekitar 15 menit dinilai menjadi cara efektif untuk memulihkan fokus sebelum melanjutkan perjalanan.

Dalam kondisi darurat seperti ban bocor atau kendaraan mogok, pengendara perlu tetap tenang dengan mengurangi kecepatan secara bertahap, menepi di lokasi yang aman, menyalakan lampu hazard, serta memasang segitiga pengaman. Khusus kendaraan listrik, proses evakuasi disarankan menggunakan derek gendong atau jasa towing untuk menghindari potensi kerusakan pada sistem penggerak kendaraan.

Melalui kombinasi antara kondisi kendaraan yang prima dan perilaku berkendara yang bertanggung jawab, Bridgestone Indonesia berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan liburan sekolah dengan lebih aman, nyaman, dan efisien bersama keluarga. 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →