Semen Indonesia Jajaki Bisnis TIK Lewat Sinergi Informatika Semen Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 28 Desember 2017 - 14:59 WIB

Adel Rahadi, CEO PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (Foto Abe)
Adel Rahadi, CEO PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (Foto Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Semen Indonesia Group menjajaki bisnis industri teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia melalui PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI). Itu karena bisnis tersebut dinilai berpotensi besar untuk memenuhi kebutuhan akan industri teknologi, informasi dan komunikasi di Indonesia pada masa depan.

Menurut kelompok usaha tersebut, teknologi kini tidak lagi hanya digunakan sebagai alat dan pendukung pertumbuhan bisnis perusahaan semata, akan tetapi teknologi telah menjadi faktor utama dan faktor penentu dalam kemajuan sebuah perusahaan.

Kemajuan teknologi saat ini telah merubah tatanan bisnis di Indonesia. Transformasi bisnis adalah hal yang seringkali membuat takut para manajemen perusahaan. Itu karena manajemen harus dapat menyesuaikan diri dan membenahi seluruh proses bisnisnya.

Kendati demikian, berbagai perusahaan di Indonesia saat ini berlomba-lomba melakukan perubahan pada penggunaan teknologi informasi. Hal tersebut didorong oleh perkembangan teknologi dunia yang sangat cepat.

“Ketika pertama kali dibentuk, SISI masih menjadi unit teknologi informasi di Semen Indonesia Group. Namun seiring waktu, SISI kerapkali dijadikan rujukan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain sebagai referensi penerapan teknologi informasi dengan baik,” ujar Adel Rahadi, CEO PT Sinergi Informatika Semen Indonesia, Kamis (28/12/2017).

Kini, demikian Adel, SISI yang didirikan oleh Semen Indonesia itu sudah genap berusia 3 tahun. Dalam usia yang relatif muda, anak usaha Semen Indonesia tersebut telah bergerak lincah tidak hanya dalam layanan teknologi informasi, sepert managed service dan konsultasi, tetapi juga telah memproduksi produk teknologi informasi dan komunikasi buatan sendiri.

“Kendati di awal kemunculannya hanya untuk mengelola kebutuhan dan operasional ICT Semen Indonesia Group, SISI berhasil tumbuh dan mendapatkan kepercayaan dari berbagai perusahaan, khususnya BUMN,” tukas Adel.

Berbekal pengalaman mengelola ICT Semen Indonesia Group selama 15 tahun, demikian Adel, SISI percaya diri untuk terus memberikan solusi melalui berbagai layanan produk yang dikembangkan, yakni konsultasi, manage service, apps development, supplier perangkat teknologi informasi hingga sistim ERP yang menjadi fokus bisnis SISI.

“Kami optimistis, SISI dapat terus mengembangkan bisnisnya juga memberikan solusi dan kepuasan bagi para pelanggannya pada 2018 mendatang,” pungkas Adel. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik dalam konferensi pers, Rabu (23/1/2018) di Jakarta.

Rabu, 24 Januari 2018 - 18:17 WIB

Aplikasi Early Warning Bantu Tingkatkan Kinerja KUMKM

Kementerian Koperasi dan UKM akan menerapakan Aplikasi Early Warning System (EWS) yang merupakan aplikasi berbasis web guna membantu KUMKM dalam menganalisis kondisi atau kinerjanya.

Konferensi pers pembentukan holding industri migas

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:55 WIB

Progress Pembentukan Holding Industri Migas Dalam Tahap Pengajuan RPP

Progress pembentukan holding saat ini dalam tahap pengajuan RPP yang telah disetujui oleh Menteri BUMN serta Menteri Keuangan dan saat ini menunggu persetujuan Setneg.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:54 WIB

Penjualan 2018 Selamat Sempurna Ditargetkan Tumbuh 10%

Penjualan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), produsen berbagai komponen otomotif ditargetkan tumbuh 10% pada 2018 ini.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir (kiri) (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:49 WIB

Hari ini, Kimia Farma Operasikan Fasilitas Produksi Rapid Test di Bali

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) terus berupaya mengoptimalkan layanan atas kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Itu ditandai dengan peresmian pengoperasian Fasilitas Produksi Rapid Test yang…

Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:30 WIB

Kemenperin: Pemenuhan Bahan Baku Garam Bawa Multiplier Effect Bagi Perekonomian Nasional

Ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlanjutan produksi dan investasi di sektor industri.