Siapkan 50 Event, Kepulauan Selayar Tetapkan Pesona Takabonerate 2018 Jadi Event Utama

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 12 Oktober 2017 - 14:15 WIB

Keindahan Bawah Laut di Kabupaten Kepulauan Selayar (Foto:kaltim.tribunnews)
Keindahan Bawah Laut di Kabupaten Kepulauan Selayar (Foto:kaltim.tribunnews)

INDUSTRY.co.id, Jakrta - Kabupaten Kepulauan Selayar adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan ini tak kalah indahnya dengan pesona bawah laut Bunaken dan Wakatobi. Dalam hal untuk mempromosikannya, Kepulauan Selayar kini tengah gencar dengan menyiapkan 50 event dimana dengan menetapkan Pesona Takabonerate 2018 sebagai event utama.

Taman Nasional Takabonerate yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ini menjadi ikon untuk wisata bahari kelas dunia dan akan menjadi tempat diselenggarakannya event internasional Sail Indonesia atau Sail Takabonerate 2019 mendatang.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, “Dari sejumlah event yang dipersiapkan dalam Calendar of Events 2018 Kab. Kepulauan Selayar diharapkan ada yang terpilih sebagai satu di antara 100 premier event internasional Wonderful Indonesia 2018,” katanya melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Sementara, Wakil Bupati Dr. H. Zainuddin mengatakan, Pesona Takabonerate merupakan event unggulan Kabupaten Selayar maupun Provinsi Sulsel dengan mengandalkan daya tarik budaya dan alam khususnya wisata bahari terutama event international diving dikemas dalam underwater exhibition yang di dalamnya ada ajang menyelam di spot-spot diving  seperti Spot JWP (Jinato Paradise Wall), Wall Reef Latondu,  Ibel Orange (Tinabo), dan Magic wall (Pantai Timur) serta tours menjelajah pulau Suku Bajo (Rajuni Kiddi).

“Selayar memiliki garis pantai 670 kilometer terpanjang di Sulsel dan terbanyak jumlah pulaunya mencapai 132 buah. Di tingkat internasional, Kepulauan Selayar dikenal memiliki karang atol terbesar ketiga dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Maldive (Maladewa),” kata Zainuddin

Ia juga mengatakan, dalam mengembangkan wisata bahari ke depan, Pemkab Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyiapkan lahan seluas 500 hektar untuk dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Diketahui, kunjungan wisnus ke Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2016 sebanyak 8.434 wisnus, sedangkan kunjungan wisman sebanyak 857 wisman atau tumbuh 38 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 621 wisman. Dalam RPJMD 2016-2021 target pertumbuhan wisatawan ke Selayar tahun ini diproyeksikan akan tumbuh sebesar 32 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala BPS Suhariyanto (Foto Ridwan)

Jumat, 15 Desember 2017 - 21:27 WIB

BPS Siap Rekam Data Pelaku E-Commerce

Badan Pusat Statistik (BPS) siap untuk melakukan perekaman data para pelaku perdagangan secara elektronik (e-commerce) agar dapat menjadi acuan pemerintah dalam mengambil keputusan terkait pengembangan…

Dubes Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi bersama Delegasi PWI (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:34 WIB

Di Seoul Korsel, Dubes Umar Hadi Apresiasi Diplomasi Kopi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Diplomasi kopi yang sedang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi

Letjen Purn. Kiky Syanahkri bersama Putut Prabantoro di kantor PPAD (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:12 WIB

Perkuat NKRI, Pemerintah Diminta Segera Laksanakan Ekonomi Terintegrasi

Pemerintah diminta segera integrasikan pembangunan ekonomi nasional dalam konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) untuk memperkuat ikatan NKRI dan ketahanan nasional.

Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya Sumadi (Foto Setkab)

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:00 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2017)

Sambut Hari Ibu, Kecap ABC Beri Apresiasi Lewat 36 Ribu Hidangan Masakan (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 18:52 WIB

2018 Industri Mamin Semakin Kompetitif

Memasuki tahun 2018, pelaku industri termasuk industri makanan dan minuman di Indonesia semakin kompetitif dan semakin challenging (menantang). Hal ini diungkapkan oleh Dhiren Amin, selaku Marekting…