INDUSTRY.co.id - Jakarta - Para pemegang saham PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (10/12/2021), telah menunjuk, menetapkan, serta secara resmi mengangkat  Erie Soedarmo sebagai Presiden Direktur MTFN menggantikan Abas Soeriawidjaja.

Advertisement

 

Penunjukan, penetapan, dan pengangkatan tersebut telah resmi dilaksanakan karena RUPSLB tersebut secara kuorum telah dihadiri oleh para pemegang saham yang memegang saham berjumlah total 19,196 miliar lembar atau sekitar 60,28% dari total saham yang diterbitkan.

Advertisement

 

Para pemegang saham dalam RUPSLB tersebut juga telah mengangkat Khaerudin sebagai Direktur MTFN mendampingi Erie Soedarmo. Pengangkatan Kaerudin ini juga untuk menggantikan posisi Direktur MTFN yang lama, yaitu Herman Dahlina.

Advertisement

 

Meski demikian, posisi Dewan Komisaris tetap, sehingga struktur kepemimpinan di dalam PT Capitalinc Investment Tbk pasca RUPSLB tersebut adalah sebagai berikut:

Advertisement

 

Dewan Komisaris

Komisaris Utama        : Bambang Seto

Komisaris                    : Ahmad Sultoni Sudrajat

 

Direksi

Direktur Utama           : Erie Soedarmo

Direktur                       : Khaerudin

 

Dalam acara paparan publik yang dilaksanakan usai RUPSLB tersebut, Erie Soedarmo, Presiden Direktur MTFN yang baru tersebut, mengemukakan, seluruh manajemen perseroan akan terus mensinergikan kegiatan usaha ketiga anak usahanya, yaitu PT Indo Kilang Prima, PT Indo LNG Prima, dan PT Indogas Kriya Dwiguna agar dapat terus mempertahankan usaha yang berkesinambungan.

 

Karena itu, Erie masih membutuhkan waktu untuk memperoleh berbagai data ketiga anak usaha tersebut, baik data produksi maupun data bisnis ketiga anak usaha tersebut yang bergerak di sektor minyak bumi dan gas alam.

 

“Jika data-data tersebut sudah terkumpul, maka akan manajemen pelajari sehingga dapat menyusun berbagai rencana bisnis ke depan demi kesinambungan usaha ketiga anak perusahaan tersebut yang pada akhirnya dapat menopang kinerja keuangan perusahaan induk,” pungkas Erie. (Abraham Sihombing)