Asyik, Utang Luar Negeri RI Turun

Oleh : Wiyanto | Selasa, 14 Desember 2021 - 10:44 WIB

Dolar AS (Foto Dok Industry.co.id)
Dolar AS (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2021 menurun. Posisi ULN Indonesia pada akhir Oktober 2021 tercatat sebesar 422,3 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya sebesar 423,8 miliar dolar AS.

Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan posisi ULN Pemerintah dan sektor swasta. Secara tahunan, posisi ULN Oktober 2021 tumbuh 2,2% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ULN bulan sebelumnya sebesar 3,8% (yoy).

ULN Pemerintah lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. Pada bulan Oktober 2021, posisi ULN Pemerintah tercatat sebesar 204,9 miliar dolar AS, lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya sebesar 205,5 miliar dolar AS. Hal ini menyebabkan perlambatan pertumbuhan ULN Pemerintah menjadi sebesar 2,5% (yoy) dibandingkan dengan 4,1% (yoy) pada bulan September 2021.

Penurunan posisi ULN tersebut terjadi seiring dengan beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman yang jatuh tempo di bulan Oktober 2021. Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel. Adapun penarikan ULN dalam periode Oktober 2021 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dukungan ULN Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas hingga bulan Oktober 2021 antara lain mencakup sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (17,9% dari total ULN Pemerintah), sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (17,3%), sektor jasa pendidikan (16,5%), sektor konstruksi (15,5%), dan sektor jasa keuangan dan asuransi (12,0%). Posisi ULN Pemerintah masih tergolong relatif aman dan terkendali jika dilihat dari sisi refinancing risk jangka pendek, mengingat hampir seluruhnya merupakan ULN dalam jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN Pemerintah.

ULN swasta turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ULN swasta tercatat sebesar 208,4 miliar dolar AS pada Oktober 2021, menurun dari 209,2 miliar dolar AS pada September 2021. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi sebesar 1,0% (yoy) pada bulan Oktober 2021, setelah pada periode sebelumnya tumbuh rendah sebesar 0,4% (yoy). Kontraksi ULN swasta tersebut disebabkan oleh perkembangan ULN lembaga keuangan yang terkontraksi 5,8% (yoy), lebih dalam dari kontraksi 2,7% (yoy) pada September 2021.

Selain itu, pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan melambat sebesar 0,3% (yoy) dari 1,3% (yoy) pada bulan sebelumnya. Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor industri pengolahan, serta sektor pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 76,8% dari total ULN swasta. ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3% terhadap total ULN swasta.

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. ULN Indonesia pada bulan Oktober 2021 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 36,1%, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,0%. Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 88,3% dari total ULN.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Brigif 1 Mar Laksanakan Latihan Reseksi dan Interseksi

Sabtu, 25 Juni 2022 - 05:30 WIB

Prajurit Brigif 1 Mar Laksanakan Latihan Reseksi dan Interseksi

Dalam rangka latihan TW II Brigif 1 Mar Ta 2022, pada Daerah Latihan III hari kedua prajurit petarung Brigif 1 Mar laksanakan latihan reseksi dan interseksi yang berlokasi di Jampang Tengah,…

Prajurit Korps Marinir Latihan Menembak Malam

Sabtu, 25 Juni 2022 - 05:15 WIB

Prajurit Brigif 1 Mar Laksanakan Latihan Menembak Malam

Dalam rangka latihan TW II Brigif 1 Mar Ta 2022, pada Daerah Latihan II hari kedua prajurit petarung Brigif 1 Mar melaksanakan menembak malam hari yang berlokasi di Jampang Tengah, Sukabumi,…

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono

Sabtu, 25 Juni 2022 - 05:00 WIB

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono Pastikan Tak Ada Hari Tanpa Pembangunan Fasilitas Prajurit

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono sangat memperhatikan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan bagi Prajurit Siswa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan…

Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia

Sabtu, 25 Juni 2022 - 04:00 WIB

Bakamla RI Resmikan Maritime Facility Training Center

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia melakukan pengguntingan pita dan meresmikan VBSS Maritime Facility Training Center di Kantor Pangkalan Armada Batam, Jumat (24/6/2022).

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Sabtu, 25 Juni 2022 - 03:07 WIB

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Mmainkan Peralatan Drumband Genderang Suling Canka

Gelar Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AD Tahun 2022 di Akademi Militer, Magelang tanggal 23-24 Juni 2022, memberikan kenangan terindah bagi ratusan peserta dan tamu undangan dalam kegiatan tersebut.