Sederet Negara yang Menutup Perbatasan Perjalanannya dari Afrika Selatan

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 02 Desember 2021 - 12:05 WIB

Kota Tokyo, Jepang. (Foto Ist)
Kota Tokyo, Jepang. (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Beredarnya kasus Covid-19 varian terbaru, Omicron membuat beberapa negara mulai menutup perbatasan wilayah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11/2021) baru saja menetapkan sebagai "varian yang mengkhawatirkan" (variant of concern/ VOC) dan dinamai varian Omicron.

Sehingga, WHO menyebutkan varian terbaru asal Afrika Selatan ini kemungkinan akan menyebar lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya.

Dilansir dari laman Times of India, akibat beredarnya varian terbaru ini membuat sejumlah negara khawatir dan memutuskan untuk melakukan pembatasan perjalanan atau penerbangan dari Afrika Selatan ataupun dari negara Afrika lainnya.

Seperti, Amerika Serikat yang memutuskan untuk menutup penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambique, dan Malawi, mengikuti jejak Uni Eropa yang telah membatasi perjalanan ini sebelumnya.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa pun marah atas larangan semacam itu, dan mengatakan bahwa dia sangat kecewa. Berikut adalah negara-negara yang telah melarang perjalanan, dan telah melarang penerbangan internasional.

Israel

Israel telah menutup perbatasannya sejak diumumkannya varian baru. Negara ini adalah salah satu negara pertama yang menutup perbatasannya untuk perjalanan setelah berita tentang varian baru, Omicron. Semua orang asing dilarang masuk ke negara itu pada hari ini, dan larangan ini diperkirakan akan berlangsung selama 14 hari, sampai berita lebih lanjut.

Jepang

Jepang adalah negara lain yang dengan cepat menutup perbatasannya untuk perjalanan. Negara ini telah melarang orang asing masuk ke negara itu, baik wisatawan bisnis, dan siswa. Pemerintah mengatakan bahwa menutup perbatasan hanyalah tindakan sementara. Jepang sebelumnya telah melonggarkan larangan perjalanan pada 8 November, tetapi itu telah berubah sejak diumumkannya varian baru.

Australia

Australia telah memberlakukan pembatasan perjalanan atau telah melarang wisatawan dari negara-negara Afrika selatan. Ini termasuk Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, Malawi, dan Mozambik. 

Menurut aturan terbaru, wisatawan dari negara-negara yang bukan warga negara Australia, penduduk tetap, atau keluarga dekat mereka, tidak akan dapat masuk. Di sisi lain, warga negara Australia, penduduk tetap, atau keluarga dekat mereka harus menjalani karantina.

Kanada

Semua wisatawan asing yang datang dari Mozambik, Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Lesotho, dan Eswatini, akan dilarang masuk ke negara itu. Aturan ini berlaku mulai 12 November dan seterusnya. Semua warga negara Kanada, dan penduduk tetap yang datang dari negara-negara ini akan diminta untuk mengikuti protokol yang ketat. Kanada pun memberlakukan laporan tes RT PCR negatif sebelum naik, dan tes pada saat kedatangan harus dilakukan. Para pelancong ini juga harus karantina di hotel selama 14 hari.

Italia

Negara ini telah maju dan memberlakukan pembatasan perjalanannya. Italia saat ini membatasi wisatawan dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe, yang telah mengunjungi negara-negara ini dalam 14 hari terakhir. Negara ini juga mengatakan bahwa mulai 6 Desember, akan ada formulir terbaru di Green Pass Italia.

Indonesia

Indonesia telah meningkatkan hari-hari karantina dari tiga menjadi tujuh setelah wabah virus terbaru. Negara ini telah memperketat pembatasan bagi wisatawan asing, dan juga orang Indonesia yang kembali ke negara itu dari negara-negara seperti Botswana, Zambia, Malawi, Afrika Selatan, Zimbabwe, Mozambik, Eswatini, Angola, Namibia, dan Hong Kong.

Maroko

Negara Afrika Utara telah memutuskan untuk melarang semua penerbangan internasional yang masuk untuk jangka waktu dua minggu. Negara itu memutuskan untuk melanjutkan larangan itu pada 29 November. 

Belanda

Ketika Omicron menjadi varian yang memprihatinkan, Belanda memutuskan untuk melarang penerbangan dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Namibia, Zimbabwe dan Afrika Selatan. Larangan perjalanan saat ini berlaku hingga 4 Desember 2021. Semua warga negara Belanda, dan penduduk dibebaskan dari aturan ini.

Selandia Baru

Selandia Baru juga telah melarang perjalanan dari sembilan negara Afrika, yaitu Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, Eswatini, Seychelles, Malawi dan Mozambik. Larangan itu berlaku mulai 28 November dan seterusnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur (Presdir) JNE, Mohamad Feriadi saat menerima plakat Ramadhan Bahagia oleh Bendahara Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) Ahmad Zuhdi

Jumat, 01 Juli 2022 - 22:54 WIB

Kunci Sukses PT JNE, Berbisnis Melibatkan Tuhan

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjadi salah satu perusahaan logistik ternama di Tanah Air.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:52 WIB

Menkeu: Anggaran Perlinsos Naik Seiring Guncangan yang Dirasakan Masyarakat

Jakarta, Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran perlindungan sosial (perlinsos) mengalami kenaikan seiring dengan guncangan yang dirasakan oleh masyarakat.

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:41 WIB

Tegas! Sri Mulyani: Kami Tak Akan Lagi Berikan Program Pengampunan Pajak!

Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022), menegaskan pihaknya tidak akan lagi memberikan program pengampunan pajak.

Ikan Gurame Asam Manis (Foto: Instagram: dcost.seafood)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:30 WIB

3 Rekomendasi Tempat Makan Seafood Nikmat, dijamin Bikin Ketagihan

Bagi kamu pecinta hidangan laut, ada satu rekomendasi restoran yang wajib kamu coba nih! Ya, namanya D'Cost, ini merupakan jaringan restoran seafood terbesar di Indonesia.

Direktur SDM dan Hukum PT ASABRI (Persero) Sri Ainin Muktirizka beserta jajaran menghadiri langsung Penanaman Pohon di Polda Kepulauan Riau

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:16 WIB

ASABRI Tanam Pohon di Sejumlah Kesatuan Kepolisian

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-76 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2022, PT ASABRI (Persero) melaksanakan Program Pelestarian Alam melalui Penanaman Pohon di sejumlah kesatuan Kepolisian.