Antisipasi Tindakan Radikal di Desa, Habib Syakur Dukung Jenderal Dudung Kerahkan Babinsa

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 25 November 2021 - 13:46 WIB

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid.
Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Sikap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta seluruh prajurit TNI AD hingga tingkat yang paling bawah Bintara Pembina Desa (Babinsa), untuk peka terhadap informasi yang menyangkut perkembangan kelompok ekstrem kanan dan kiri yang menjurus melakukan tindakan radikalisme, mendapat dukungan dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid.

Menurut Habib Syakur, sikap Jenderal Dudung itu sebagai bentuk antisipasi agar kelompok-kelompok radikal tidak membuat teror di tengah masyarakat, terlebih di tingkat desa.

"Sikap Jenderal Dudung Abdurachman seperti itu sangat diperlukan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak diinginkan di masyarakat. Mengantisipasi jangan sampai ada provokasi-provokasi di tengah masyarakat, apalagi sampai berujung teror," kata Habib Syakur dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

Habib Syakur memahami bahwa mengantisipasi penyebaran paham-paham radikalisme di pedesaan tidak mungkin dilakukan oleh TNI saja. Menurutnya, diperlukan sinergitas TNI dan Polri dengan penguatan struktur Intelijen baik di Babinsa TNI maupun Bhabinkammas Polri.

"Jadi, dalam hal ini TNI dan Polri bersinergi mengembangkan struktur Intelijen untuk antisipasi sejak dini, supaya ada perhatian pengawasan melekat bagi kelompok-kelompok radikal itu. Supaya tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menganggu ketentraman masyarakat," ucapnya.

"Kan udah banyak kelompok radikal itu menyusup ke masyarakat bermotif macam-macam. Jadi itu saya rasa itu sebagai kode pak Dudung sudah tahu sebenarnya keberadaan kelompok ekstrem kiri dan ekstrim kanan. Pak dudung ini hanya ingin jangan sampai terjadi adu domba di tengah masyarakat apalagi adu domba yang Bernuansa keagamaan. Diharapkan kelompok radikal tidak ada yg berani berulah," sambungnya.

Latar belakang Jenderal Dudung Abdurachman pernah sebagai Pangdam Jaya yang berhasil mengamankan DKI Jakarta dari gangguan kelompok-kelompok diduga radikal, menjadi bekal dalam memastikan keamanan NKRI terjaga dengan baik.

"Jenderal Dudung terbukti berprestasi mengamankan kota Jakarta dari gangguan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia itu damai, kelompok-kelompok yang ingin Jakarta itu panas membara. Jadi kita dukung sikap Jenderal Dudung Abdurachman mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan ditingkat Desa dengan penguatan Babinsa" tukasnya.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam salah satu wawancara dengan televisi swasta mengatakan, ingin mengerahkan Babinsa untuk mendeteksi mengenai perkembangan kelompok ekstremis.

Dia akan memberlakukan sistem seperti zaman Presiden Soeharto, yaitu Babinsa mengumpulkan informasi dan mengambil tindakan terhadap kelompok tersebut. Langkah antisipasi juga berlaku bagi prajurit TNI AD di level akar rumput seperti Babinsa.

"Saya bilang, kalau ada informasi-informasi, saya akan berlakukan seperti zaman Pak Soeharto dulu. Para Babinsa itu harus tahu, jarum jatuh pun dia harus tahu," ujar Dudung, Jumat (19/11/2021).

Dudung meminta, jika prajurit TNI AD mendapatkan informasi mengenai pergerakan dari kelompok tersebut, sebaiknya segera berkoordinasi dengan kepolisian.

Hal itu dilakukan agar bisa melakukan tindakan yang tegas. Ia mengatakan, upaya ini merupakan bagian dari Tujuh Perintah KSAD.

"Jadi kalau ada organisasi yang coba menganggu persatuan dan kesatuan, jangan banyak diskusi, jangan terlalu banyak berpikir tetapi lakukan," kata mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian BUMN Tetapkan Direktur dan Pengalihan Tugas Direksi RNI

Minggu, 05 Desember 2021 - 23:11 WIB

Kementerian BUMN Tetapkan Direktur dan Pengalihan Tugas Direksi RNI

Jakarta – Kementerian BUMN menetapkan Adhi Cahyono Nugroho sebagai Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sesuai Keputusan…

Misi Melatih Lazzie Jadi Bintang Dapat Rumah di Lazada 12.12 Grand Giveaway Satu Unit Rumah Senilai 1,5 Miliar di BSD City Siap Diserahterimakan

Minggu, 05 Desember 2021 - 23:03 WIB

Wow! Misi Melatih Lazzie Jadi Bintang Dapat Rumah di Lazada 12.12 Grand Giveaway

Jakarta- Menyambut Hari Belanja Online Nasional tanggal 12 Desember 2021, sebagai pelopor Harbolnas, Lazada Indonesia mengadakan program Lazada 12.12 Grand Giveaway

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Yayasan BSMU menyalurkan bantuan kepada korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12).

Minggu, 05 Desember 2021 - 20:42 WIB

BSI Kirimkan Relawan Medis ke Lokasi Terdampak Erupsi Semeru

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Yayasan BSMU menyalurkan bantuan kepada korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari BSI…

Bank BTN melalukan sosialisasi program "Kangen" bagi para agen real estate . Selain memberikan reward bagi para agent, program tersebut memberikan banyak keuntungan bagi nasabah.

Minggu, 05 Desember 2021 - 20:09 WIB

Pacu Penyaluran KPR, BTN Rangkul Agen Properti Lewat Program 'Kangen'

Surabaya-Untuk mengejar pencapaian penyaluran Kredit Pembiayaan Perumahan (KPR) tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berinovasi memperluas sayap pemasarannya diantaranya dengan…

Menkeu Sri Muyani saat meluncurkan materai elektronik

Minggu, 05 Desember 2021 - 20:00 WIB

Meterai Elektronik Tawarkan Solusi Mudah Bayar Pajak Atas Dokumen Elektronik

Pada 2020 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang (UU) nomor 10 tahun 2020 tentang Bea Meterai. Ketentuan perundangan tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan dan ketertiban administratif…