Ada Pembantu Presiden ‘Tebar Pesona’ Gunakan APBN, Kornas-Jokowi: Lebih Baik Mundur

Oleh : Hariyanto | Selasa, 16 November 2021 - 18:00 WIB

Ilustrasi rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Istana)
Ilustrasi rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Istana)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Untuk kali kedua Pendukung Presiden Jokowi, Kornas-Jokowi ingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk tidak tebar pesona, apalagi tebar pesona itu menggunakan APBN dan CSR demi memikat hati rakyat. 

“Kami menduga ada aroma beberapa menteri yang gunakan uang negara (APBN) untuk tebar pesona demi kepentingan pribadi dan kelompoknya,” kata Sekjen Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh dalam rilisnya, Selasa (16/11/2021). 

Bahkan lebih jauhnya Akhrom juga menduga ada menteri yang aji mumpung memanfaatkan Corporate Social Resposibility/CSR milik Perusahaan Plat Merah untuk ia tebar pesona agar dapat menaikkan popularitas dan elektabilitasnya dalam menghadapi pilpres 2024 mendatang. 

“Saya kira ini sangat keterlaluan kalau menggunakan dana CSR tuk kepentingan pribadinya,” imbuh Akhrom. 

Untuk itu pihaknya meminta para menteri yang tebar pesona untuk kembali lebih fokus bekerja disisa masa jabatannya, agar lebih maksimal lagi dalam membantu kerja-kerja Presiden Jokowi. 

Terlebih saat ini negara sedang menghadapi situasi yang tidak normal, pandemi Covid-19. 

Atau bila tidak bisa bekerja sebagai pembantu Presiden sebaiknya mundur.

“Atau kalau sudah tidak sanggup lagi jadi pembantu presiden Jokowi lebih baik mundur,” pungkas Akhrom.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pendapatan Bersih tumbuh 106,23%, Segmen Penjualan Unit Alat Berat Tumbuh 135,49%

Senin, 16 Mei 2022 - 17:53 WIB

Dahsyat Tembus 295%, Pertumbuhan Laba Bersih KOBEX pada Triwulan I-2022

Jakarta – PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) penyedia alat berat terintegrasi, membukukan pencapaian positif pada tiga bulan pertama 2022.

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Senin, 16 Mei 2022 - 17:42 WIB

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Mantan politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono untuk membuat konten youtube ramah anak.

Destinasi Wisata Cicalengka Dreamland, Bandung, Jawa Barat ( Instagram/@pianpian)

Senin, 16 Mei 2022 - 17:30 WIB

Genjot Pariwisata, Bandung Harus Punya Ciri Khas Sebagai Kota Wisata

Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut sejumlah tempat wisata yang ada di Ibu Kota Jawa Barat itu perlu memiliki ciri khas yang…

Petugas memeriksa kesehatan mulut Sapi

Senin, 16 Mei 2022 - 16:51 WIB

Untuk Kurban, HPDKI Persiapkan Ternaknya Aman dan Sehat dari PMK

Terkait dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa kabupaten di Jawa Timur dan di Aceh, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) gerak cepat mengkoordinasikan seluruh…

Perancis Hapus Pajak Progresif, CPO Dalam Negeri Naik

Senin, 16 Mei 2022 - 16:50 WIB

Para pemangku Kelapa Sawit Desak Pemerintah Evaluasi Larangan CPO dan produk turunannya

Jakarta – Sejumlah indikator makro ekonomi Indonesia melemah pada periode April dan Mei tahun ini. Cadangan devisa nasional turun dan nilai tukar rupiah mulai melemah terhadap dolar AS.