INDUSTRY.co.id - JAKARTA-- Lesunya perekonomian pada saat pandemi Covid-19 menghantam dunia juga berimbas ke Indonesia. Semua bidang usaha terpuruk tak terkecuali UMKM. Meski kondisi UMKM tidak separah yang dialami perusahaan perusahaan besar. Justru UMKM dianggap sebagai pemyelemat perekonomian kita.
Dalam kondisi yang seperti itu ide ide kreatif yang bisa membuat UMKM bisa bertahan di masa masa sulit, terus bermunculan. Salah satunya dengan kehadiran applikasi Rumatani. Sebuah applikasi yang bisa menjadi jembatan kebangkitan sekaligus pertahanan UMKM.
Aplikasi RumaTani hadir untuk melayani dan melengkapi kebutuhan suplai bahan baku dengan harga dan kualitas yang sebanding.
“RumaTani hadir sebagai platform e-grocery bagi b 2 b khususnya warung warung untuk memenuhi bahan baku terbaik. Diharapkan usaha warung berjaya kembali. Istilah kami Warjali,” jelas Edwin Rahmat CEO RumaTani
Pada kesempatan itu, Edwin mempersilakan bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan RumaTani. Bahkan, RumaTani bersedia menyiapkan modal, memberikan pembelajaran usaha warung, sampai ke mempromosikannya. Taglinenya: modalin, ajarin dan promosiin.
Baru berjalan beberapa bulan RumaTani sudah melebarkan layanannya, di Bekasi, Jakarta, Tangerang Selatan, dan Depok. Dalam waktu dekat 10 ribu warung yang tergabung dalam Kowantara, Koperasi Warung Tegal Nusantara.
Ketua Kowantara Mukroni mengatakan adanya aplikasi RumaTani memudahkan setiap warung untuk memenuhi kebutuhan suplai bahan baku.”RumaTani tidak membuat kami khawatir dengan kualitas bahan baku, harga, juga distribusinya. RumaTani memberikan kepastian dan pelayanan yang optimal,”imbuh Mikroni asal Brebes dan alumni Brawijaya, Malang.
Aktor dan pebisnis Teuku Wisnu, ikut merasakan getirnya masa pandemi. Berbagai bidang usaha UMKM miliknya ikut terpengaruh.”Usaha oleh oleh saya yang ada di Malang, misalnya, terpuruk hingga omset perharinya hanya 10 persen. Tapi, saya berharap para pelaku tetap optimis bahwa semua ada masanya. Terpenting untuk tetap survive adalah bagaimana melakukan efisiensi. Kalau perlu karyawan yang tadinya hanya melayani ikut berjualan. Selain adanya pengurangan gaji, kalau tidak begitu bangkrut dan karyawan kehilangan pekerjaan. Tentu tidak kita inginkan bersama,” kata Teuku Wisnu yang melejit lewat sinetron Cinta Fitri.
Hadirnya RumaTani membuat Teuku Wisnu bangga karena ada yang ikut menggerakkan lajunya UMKM. Dalam pandangan pria disapa TW ini, RumaTani memberi banyak manfaat untuk kemajuan usaha, khususnya UMKM.
Community Development Warung Jaya Kembali (Warjali), Buyung menambahkan, dengan adanya aplikasi ini para pegiat UMKM dapat membangkitkan kegiatan perekonomian.(AMZ)