PLN Proyeksikan 2026 Penjualan Listrik 480,2 TWH

Oleh : Ridwan | Jumat, 02 Juni 2017 - 08:25 WIB

PLN Ilustrasi
PLN Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta-  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memproyeksikan penjualan listrik dari tahun 2017 hingga 2026 mencapai sebanyak 480,2 terrawatt hour (TWh).

Pertumbuhan penjualan listrik nasional hingga 2026 rata-rata 8,3 persen berdasarkan data yang diterima  Redaksi di Jakarta, Kamis (1/6/2017)  Penjualan terbesar diproyeksikan terjadi pada kelompok rumah tangga sebesar 187,8 TWh.

Sedangkan untuk penjualan pada sektor industri mencapai 166,2 TWh pada tahun 2026.

Wilayah Jawa dan Bali masih mendominasi proyeksi penjualan tenaga listrik dengan sebesar 326,6 TWh. Pada proyeksi terkecil penjualan berada di wilayah Maluku sebesar 2,8 TWh. Namun rata-rata pertumbuhan di Maluku justru tertinggi yaitu mencapai 12,1 persen.

Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir juga menjelaskan kelanjutan dari proyek pembangunan pembangkit listrik, yaitu untuk di wilayah Maluku dan Papua berupa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Waai, Ambon, COD atau operasi komersial pembangkit listrik estimasi pada 2018.

Proyek tersebut berkapasitas 2x15 MW telah berhenti sejak 25 Februari 2014 dan sudah expired sejak 23 Oktober 2013 (tidak diperpanjang). Pembangunan fisik terakhir sudah mencapai 66,79 persen.

Tindak lanjut yang dilaksanakan adalah telah memutuskan untuk pengambilalihan proyek dan penugasan kepada anak perusahaan. Penugasan tersebut oleh PT PJB untuk menyelesaikan proyek mulai 21 April 2017.

Biaya penyelesaian sudah diajukan permintaan verifikasi ke BPKP pada Februari 2017, dan ekspose pada 6 Maret 2017.

Sedangkan di Papua untuk PLTU Jayapura Holtekamp berkapasitas 1x10 MW statusnya dalam proses pengujian realibility run test atau uji coba. Ditargetkan selesai akhir Mei 2017.

Kemudian untuk Sulawesi dan Nusa Tenggara ada empat PLTU yang dilaporkan ke RDP DPR, di antaranya PLTU Gorontalo, PLTU Lombok, PLTU Ende dan PLTU Bima.

PLTU Gorontalo secara keseluruhan sudah 53,62 persen, dedang dalam pengadaan trafo. PLTU Lombok perkembangan 92,54 persen. PLTU Ende perkembangan 94 persen, dan PLTU Bima sebelum terminasi perkembangannya 79,45 persen dan kelanjutannya menjadi bertambah 3,82 persen.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BCA Borong 16 Penghargaan di Ajang Infobank 8th Digital Brand Awards 2019 (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 06:40 WIB

BCA Borong 16 Penghargaan di Ajang Infobank 8th Digital Brand Awards 2019

Torehan prestasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali terukir berkat komitmennya dalam membangun solusi perbankan yang tepat untuk nasabah di tengah masifnya transformasi digital saat ini.…

Chief Business Network Management Officer WOM Finance, Antonius Lijadi (kiri), ketika memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Al Ikhlash di Sumur Batu, Jakarta Pusat, Jumat (17/05/2019).

Senin, 20 Mei 2019 - 04:30 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, WOM Finance Berbagi Kebaikan

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), atau WOM Finance, menunjukkan kepeduliannya saat Ramadhan dengan menggelar kegiatan buka bersama dan bakti sosial di 22 masjid di seluruh Indonesia.…

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…