Sinergi BUMN, Krakatau Steel Bakal Sediakan Baja untuk Dipabrikasi Menjadi Drum Oleh Pertamina Lubricants

Oleh : Hariyanto | Senin, 11 Oktober 2021 - 10:32 WIB

Gedung Krakatau Steel (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Gedung Krakatau Steel (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), yang mengelola usaha pelumas otomotif dan Industri melakukan penandatanganan Perjanjian Sinergi Bisnis dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk beserta perusahaan produsen drum terpilih.

Perjanjian sinergi bisnis ini dilakukan dalam memenuhi ketersediaan produk baja CRC (Cold Rolled Coil) untuk dipabrikasi oleh mitra PTPL menjadi drum yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelumas industri di tanah air.

Penandatanganan Perjanjian Sinergi Bisnis dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Ageng Giriyono bersama Direktur Komersial PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Melati Sarnita dan juga mitra-mitra vendor penyedia drum PTPL di gedung Krakatau Steel, Jakarta (8/10/2021) lalu.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Ageng Giriyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antar BUMN untuk membentuk ekosistem Industri nasional yang kuat dan kompetitif. 

“Kerja sama sinergi ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya ekosistem industri yang kuat dan kompetitif dalam penyediaan produk dan layanan sehingga dapat meningkatkan efisiensi usaha dan meningkatkan perekonomian bangsa.” kata Ageng

“Kerja sama ini juga bagian dari kontribusi BUMN dalam membentuk bangsa yang kokoh dengan pertumbuhan perekonomian yang kuat dan berkelanjutan. Kami senantiasa berkomitmen untuk bertransformasi dan bersinergi guna mewujudkan perusahaan yang kompetitif dengan dukungan seluruh stakeholders,” tutup Ageng.

Penguatan sinergi antar perusahaan lokal di Indonesia telah memberikan kontribusi positif dalam rangka menciptakan efisiensi dan produktivitas untuk menjawab situasi persaingan global saat ini. 

Nilai usaha yang telah dibangun merupakan modal utama sebagai motor penggerak pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemajuan di berbagai bidang industri.

Kerja sama ini merupakan salah satu langkah strategis PTPL untuk terus memberikan layanan terbaik kepada seluruh partner bisnis PTPL yang berperan penting dalam proses bisnis, sehingga pelayanan kepada konsumen, pelanggan dan masyarakat akan lebih optimal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:45 WIB

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi Pimpin Serah Terima Komandan Kodim 1710/Mimika

Acara serah terima Komandan Kodim 1710/Mimika dari pejabat lama Letkol Infanteri Yoga Cahya Prasetya kepada pejabat baru Letkol Infanteri Dedy Dwi Cahyadi dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW…

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:00 WIB

KASAD Jend TNI Dudung Abdurachman Tinjau TNI AD Manunggal Air di Pemukiman Eks Timor Timur

Program TNI AD Manunggal Air terus mendapat perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), terutama di wilayah yang warganya kesulitan mendapatkan air. Itulah mengapa, Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.