Dirjen Minerba: Industri Pertambangan Mau Naik Kelas ke Industri Maju

Oleh : Hariyanto | Senin, 20 September 2021 - 10:17 WIB

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Salah satu poin penting yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara adalah peningkatan nilai tambah. 

Saat ini, upaya peningkatan nilai tambah yang tengah didorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah pemanfaatan produk pertambangan untuk industri maju. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin pada Seri Webinar "Mineral untuk Teknologi Maju" pada Jumat (17/9/2021) kemarin.

"Kita mau naik kelas, industri pertambangan mau naik kelas untuk masuk ke industri maju. Itu esensi yang kita tangkap dari UU, jadi mari sama-sama kita lanjutkan upaya ini agar sumber daya mineral dan batubara di tanah air dapat kita manfaatkan untuk industri maju," tandas Ridwan.

Untuk itu Ridwan mengajak generasi muda dan akademisi untuk ikut serta dalam memajukan industri pertambangan berbasis teknologi maju.

"Kepada generasi muda, mahasiswa, para peneliti, kami dorong juga untuk terus berkegiatan, karena tidak mungkin kita naik kelas ke industri teknologi tinggi dari industri pertambangan, tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi memadai. Jadi mari sama-sama kita galang kekuatan, padukan semangat kita untuk memajukan industri pertambangan dalam konteks malam ini industri berbasis teknologi di Indonesia," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Kepala Badan Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Ilham Akbar Habibie sebagai narasumber. 

Dalam paparannya, Ilham mengemukakan bahwa perekonomian masa depan akan dipengaruhi dan dibentuk oleh teknologi, inovasi, dan kewirausahaan yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan dan kebutuhan yang muncul dari megatrend global saat ini, yakni urbanisasi, perubahan iklim dan kelangkaan sumber daya, pergeseran kekuatan ekonomi global, perubahan demografi dan sosial, serta gebrakan teknologi.

"Teknologi serta inovasi yang terkait dalam konteks megatrend, di antaranya energi baru dan terbarukan, semakin dominan, karena perubahan iklim akan mengubah wajah dunia. Selain itu e-mobilitas, seperti kendaraan listrik akan menjadi norma baru di masa mendatang. Kemudian, penggunaan teknologi kedirgantaraan itu penting dan semakin penting," ujarnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, mineral diperlukan sebagai bahan dasar industri maju, di antaranya teknologi baterai, energi surya, kedirgantaraan, hingga manufaktur digital. Dengan dukungan teknologi, di mana logam merupakan salah satu bahan pendukungnya, suatu daerah dapat menjadi mandiri dan menciptakan masa depan yang lebih hijau. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:45 WIB

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi Pimpin Serah Terima Komandan Kodim 1710/Mimika

Acara serah terima Komandan Kodim 1710/Mimika dari pejabat lama Letkol Infanteri Yoga Cahya Prasetya kepada pejabat baru Letkol Infanteri Dedy Dwi Cahyadi dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW…

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:00 WIB

KASAD Jend TNI Dudung Abdurachman Tinjau TNI AD Manunggal Air di Pemukiman Eks Timor Timur

Program TNI AD Manunggal Air terus mendapat perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), terutama di wilayah yang warganya kesulitan mendapatkan air. Itulah mengapa, Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.