Program Vaksinasi dinilai Menparekraf Dapat Mempercepat Pembukaan Kembali Pariwisata

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:30 WIB

Bandar Udara Internasional Hang Nadim (Dok: Kemenparekraf)
Bandar Udara Internasional Hang Nadim (Dok: Kemenparekraf)

INDUSTRY.co.id - Pemerintah terus gencar melakukan program vaksinasi massal, langkah ini sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19. Termasuk juga dalam hal membantu membangkitkan sektor pariwisata Indonesia yang terdampak dari pandemi. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin pun mengatakan tingkat vaksinasi berkorelasi besar dalam memastikan langkah-langkah pembukaan kembali destinasi pariwisata serta sentra ekonomi kreatif. 

Termasuk pembukaan Travel Corridor Arrangement (TCA) yang ditargetkan di Bali, Batam, dan Bintan, dapat didorong untuk dipercepat jika vaksinasi dosis lengkap telah terlaksana 75 hingga 80 persen. 

Menparekraf mengatakan, dengan vaksinasi menjadi salah satu pilar dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Tiga destinasi utama yang akan kita buka (dalam kerangka) travel corridor arrangement yaitu Batam, Bintan, dan Bali masih menuju prakondisi 75 sampai 80 persen vaksinasi terdistribusi pada masyarakat yang menjadi target. Presiden Jokowi sudah merencanakan akhir September tercapai, berarti kita mengarahkan September ini prakondisi tersebut bisa dituju," ujar Menparekraf Sandiaga Uno melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Sandiaga mengatakan, pembukaan Batam, Bintan, Bali juga harus melihat faktor prakondisi lainnya. Seperti sertifikasi CHSE end-to-end, dan kesiapan industri. 

"Jika berbagai program pemerintah untuk membantu pelaku parekraf tereksekusi dengan baik, saya optimistis akhir kuartal III atau kuartal IV kita mulai bisa uji cobakan pembukaan dari perbatasan kita. Karena Phuket sudah memulai dari awal Juli dengan konsep sandbox, berarti kita bisa memulai juga paling tidak di tiga destinasi yang saya sebutkan Batam, Bintan dan Bali," jelas Sandiaga. 

Kemenparekraf sendiri menargetkan dapat melakukan vaksinasi hingga 95 persen terhadap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Sampai dengan 23 Agustus 2021, lebih dari 193 ribu masyarakat telah tervaksinasi melalui berbagai sentra vaksinasi kolaborasi Kemenparekraf dengan banyak pihak. 

Ditargetkan sampai dengan September 2021, sebanyak 450.000 masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif tervaksin lewat sentra vaksinasi Kemenparekraf. Sehingga angkanya dapat terus bertambah sampai Desember 2021. 

Lebih lanjut, Sandiaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan pemerintah.Kemenparekraf akan memaksimalkan peran dan fungsi dari aplikasi tersebut yang nantinya dapat mengasistensi juga memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat tentang protokol kesehatan ataupun informasi tentang vaksin, juga crowd control di destinasi. 

"Aplikasi ini kita harapkan akan mampu memantau secara ketat dan juga memberikan peluang kita untuk membuka perbatasan kita seiring dengan penurunan kasus dari COVID-19," ujar Sandiaga. 

Sementara Dirjen Informasi dan Diploma Publik Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan, aplikasi PeduliLindungi juga berperan dalam identifikasi masyarakat yang telah divaksinasi sehingga dapat menjadi sarana tracking dan tracing. Pemerintah dapat memantau jumlah masyarakat yang telah tervaksinasi, sehingga hal tersebut dapat berpeluang membangun sistem pendataan sertifikat vaksin dengan berbagai negara mitra. 

"Walaupun belum terdapat standardisasi global, sertifikat vaksin perlahan menjadi normal dan kebiasaan internasional. Dan terdapat peluang membangun sistem pendataan sertifikat vaksin dengan berbagai negara mitra, khususnya yang menyumbang wisman dengan dampak ekonomi yang signifikan," ujar Faizasyah. 

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan pendistribusian vaksin di Batam dan Bintan sudah hampir mencapai 75 persen. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus mempersiapkan pembukaan Batam dan Bintan. 

"Kasus COVID-19 di Batam Bintan juga sudah melandai, dan kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam pembukaan Batam dan Bintan," tukas Ansar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sekjen Kemenperin Dody Widodo saat penyerahan hewan kurban di lingkungan Kemenperin

Kamis, 07 Juli 2022 - 16:15 WIB

Serahkan 25 Ekor Sapi & Dua Kambing, Kemenperin Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK

Seluruh jajaran pejabat dan staf di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadikan perayaan Idul Adha 1443 Hijriah sebagai momentum untuk meneladani apa yang telah dicontohkan para nabi tentang…

Anita buchari Direktur sponsor dan marketing Gudhype dan Glenn Parengkuan Head of promotion Gudhype dalam Press Conference GUDHYPE PRESENT CHOTHAFEST 2022

Kamis, 07 Juli 2022 - 16:00 WIB

Digelar di Jakarta Pentagon hingga BTOB Siap Ramaikan Chothafest 2022, Catat Tanggalnya!

Dengan semangat baru, GudHype akan menyapa para penggemar konser di tanah air. Dengan mengusung nama dan visi baru sebelumnya, Gudlive berganti nama menjadi GudHype akan kembali menyapa penggemar…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Kamis, 07 Juli 2022 - 15:41 WIB

Dahsyat! Menjadi Kekuatan Ekonomi Terbesar Kelima Dunia, ASEAN Eratkan Kerja Sama Strategis dengan Italia

Jakarta-Pemerintah optimis terhadap kondisi dan outlook perekonomian di kawasan ASEAN. Hal tersebut berdasar pada PDB dari 10 negara ASEAN di tahun 2021 yang mencapai USD 3,36 triliun dan menjadikan…

Jelang ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta Kementerian PUPR Benahi Delapan Venue

Kamis, 07 Juli 2022 - 15:32 WIB

Jelang ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta Kementerian PUPR Benahi Delapan Venue

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Presiden Jokowi

Kamis, 07 Juli 2022 - 14:53 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Adat Batak Toba

Presiden Joko Widodo melanjutkan kegiatan kunjungan kerjanya di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, dengan mengunjungi Lapangan Merdeka, dalam rangka menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga…