INDUSTRY.co.id - Selama ini banyak yang mengira kalau kebiasaan ngemil sangat buruk bagi kesehatan dan bisa menyebabkan berat badan melonjak. Sebenarnya, yang membuat kebiasaan negmil tidak sehat terlihat dari jenis makanannya seperti makanan manis, dan makanan ringan.
Dilansir dari laman Food Ndtv, kebanyakan orang ngemil di antara waktu makan untuk memuaskan rasa lapar atau karena kebiasaan. Tidak ada masalah dengan kebiasaan ini, hanya kuantitas, frekuensi dan pilihan makanan ringan yang membuat semua perbedaan.
Sebuah bukti ilmiah mengungkapkan bahwa ngemil makanan ringan di antara waktu makan dapat membantu serta mencegah makan berlebihan ketika waktu makan tiba. Sebab, dengan ngemil dapat memberikan energi lebih cepat, menjaga gula darah serta mencegah kelelahan. Jadi, jika diselingi oleh makanan ringan dapat mencegah rasa lapar berlebih, mencegah sakit kepala, dan orang tidak mudah marah.
Sementara, jika tidak diselingi ngemil dibuktikan bahwa orang-orang dapat memakan makanan berat selama berulang kali. Makan berulang kali dapat menyebabkan kadar insulin tinggi, menciptakan rasa lapar.
Namun, ngemil bisa sehat dan jika masuk ke dalam bagian dari jumlah defisit kalori. Jika tepat memilih makana yang dikonsumsi, dapat membantu Kamu dalam program diet atau penurunan berat badan.
Lalu, apakah ngemil sepanjang hari menyebabkan kenaikan berat badan?
Makan makanan kecil yang sering dan makanan ringan mendukung penurunan berat badan karena pengaruhnya yang positif pada metabolisme. Ngemil membantu menjaga energi, membantu bekerja lebih baik, berolahraga secara memadai dan tetap positif. Kuncinya adalah memilih makanan yang benar dan sehat. Ngemil buah-buahan dan sayuran karena mengandung kalori yang sangat rendah, banyak vitamin, mineral, serat dan serta tinggi antioksidan.