INDUSTRY.co.id - Sudah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda dunia. Rindu akan jalan-jalan dan liburan pun tidak bisa ditahan lagi. Bahkan prediksinya jika pandemi telah usia 80 persen orang-orang akan pergi jalan-jalan.
"Setelah pandemi mau ngapain? Saya percaya, hampir 80 persen pasti mau jalan-jalan, mau pergi ke sini mau pergi ke situ. Sebab saat ini kita semua sedang menahan diri untuk tidak berpergian sebagai bentuk mensupport industri pariwisata," ujar Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, Tiket.com, dalam acara press conference virtual, di Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Gaery membeberkan, dengan adanya pandemi ini orang Indonesia kian bangga dengan destinasi domestik. "Saya bangga sekali, dengan adanya pandemi ini banyak masyarakat lebih memilih pergi ke destinasi domestik, ternyata Indonesia jauh lebih keren, lebih cantik. Apalagi lima Destinasi Super Prioritas (DSP), kita kaget banget karena tempatnya luar biasa, keren," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan destinasi pilihan yang banyak dipilih masyarakat di kuartal II 2021 demandnya tinggi.
"Sepertinya mereka sudah ngga sabar. Sudah banyak yang pergi ke Bali, Yogyakarta, Labuan Bajo, dan destinasi favorit lainnya di kuartal II 2021. Pada saat PSBB dilongarkan itu terasa luar biasa. Hal ini menandakan bahwa berwisata atau jalan-jalan adalah salah satu kebutuhan primer yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia," tuturnya.
Sementara, dalam paparanya Tiket.com mencatat kinerja yang bagus dan baik di masa pandemi. Tercatat pada kuartal II 2021 transaksi di semua lini produk Tiket.com meroket rata-rata 700 persen jika dibandingkan dengan periode kuartal kedua di 2020.
"Yes, tahun lalu di kuartal II 2020 wakut yang paling parah di industri pariwisata karena destinasi wisata dipaksa untuk tutup. Tapi, menariknnya di tahun 2021 pada awal tahun sebelum Lebaran dan sesudah Lebaran, demandnya tinggi sekali. Mungkin ini dikarenakan orang sudah nggak sabar buat jalan-jalan," bebernya.
Ia juga menjelaskan, pariwisata juga menjadi salah satu tanda-tanda pertumbuhan ekonomi, karena pada periode yang sama, perekonomian pun tumbuh sekitar 7 persen.
Lebih lanjut, Gaery juga merinci pada kuartal II 2021 yakni, angka transaksi tiket pesawat meningkat 400 persen, transaksi akomodasi terdongkrak 600 persen, serta transaksi hiburan dan travel essentials di tiket To Do menanjak 1.100 persen.
Selain itu, angka unduh tiket.com pun meningkat 2,5 kali lipat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Ini bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang memercayakan segala kebutuhan dan perlengkapan perjalanan pada tiket.com," tukasnya.