INDUSTRY.co.id - Selain Louvre, Paris juga mempunyai salah satu museum yang juga ikonik yang bernama Musée Carnavalet. Musem tersebut ternyata baru dibuka kembali setelah lima tahun ditutup. Namun kini museum tersebut dibuka untuk pengunjung mulai 29 Mei mendatang dan tepat bagi Perancis membuka kembali kunjungan wisatawan internasional pada 9 Juni. 

Advertisement

Dilansir dari laman Travelandleisure, Minggu (30/5/2021), dibuka pada tahun 1880, Musée Carnavalet adalah salah satu gedung tertua di Paris dan ikonik yang diabaikan serta didedikasikan untuk merekam sejarah kota.

Museum ini membawa pengunjung seperti berada seperti di masa lalu. Museum tersebut juga terdapat artefak eklektik, termasuk lukisan, patung, dan beberapa barang milik Marie Antoinette. Dari periode Mesolitik (9600-6000 SM) hingga abad ke-21, segala sesuatu di Musée Carnavalet disajikan dalam urutan kronologis.

Advertisement

Musée Carnavalet ditutup pada tahun 2016 setelah koleksi semakin banyak dan kurator tidak dapat menyimpan banyak lagi. Tetapi, dengan adanya renovasi, yang diselesaikan sebagian dengan bantuan François Châtillon, kepala arsitek untuk monumen bersejarah Perancis, museum ini dibuka kembali dengan pengalaman yang dirancang ulang dan lebih modern.

Pembaruan lainnya termasuk penambahan lantai dan lift yang membuat ruang lebih mudah diakses, serta penurunan lebih dari 10 persen pameran museum termasuk lukisan, patung, poster, foto, dan artefak sehingga anak-anak dapat dengan mudah menikmatinya juga. 

Advertisement

Tampilan digital juga telah diperkenalkan agar lebih modern, sementara ruang bawah tanah bagian tertua dari museum telah sepenuhnya direnovasi dan sekarang menampung pameran Mesolitik dan Renaissance. Sehingga menghabiskan dana sebesar € 58 juta atau setara Rp 1 Triliun.

Pengunjung juga dapat memulai pengalaman mereka dengan mencicipi aneka makanan dan minuman di restoran baru yang menghadap ke taman.

Advertisement