INDUSTRY.co.id - Kebijakan bagi aparatur sipil negara (ASN) diharapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno tepat manfaat untuk membantu dan memulihkan perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Pulau Dewata yang terpuruk akibat pandemi.

Advertisement

"Target sekarang Bali, dengan ini memberikan pertolongan pertama emergency health pada Bali. Sebab, kunjungan wisatawan nusantaranya turun drastis dua minggu ke belakang karena larangan mudik dan adanya pembatasan. Tapi, hari ini sudah mulai berjalan baik," katanya dalam Weekly Briefing Kemenparekraf di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (24/5/2021).

"Kemenparekraf sudah lebih dahulu melakukan WFB pada kuartal pertama di 2021, kita berharap kebijakan ini bisa tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu untuk mempertahankan perekonomian sektor parekraf di Bali," tambahnya.

Advertisement

Kemudian, Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, terkait Travel Corridor Arrangement (TCA) untuk wisatawan mancanegara harus dipersiapkan dengan matang. Oleh karenanya, WFB untuk lingkup di bawah Kemenko Marvest diharapkan bisa menjadi persiapan agar TCA bisa dilaksanakan. 

"Tidak ada alokasi anggaran khusus untuk WFB, masih menggunakan anggaran yang lama sehingga bisa dikelola dengan efisien. Realisasi anggaran belanja pemerintah ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Bali secara bertahap yang tumbuh minus 5,24 persen pada kuartal I dibanding pada kuartal IV tahun 2020," katanya. 

Advertisement

Seperti diketahui, pada tahun lalu, perekonomian di Bali turun -12 persen dan pada kuartal pertama tahun 2021 masih minus 9 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada Februari 2021 untuk hotel berbintang di Bali sebesar 8,99 persen atau  minus 2,16 poin dan hotel non bintang 7,70 persen atau plus 1,00 poin. 

"Skema bekerja di Bali hingga saat ini masih dalam tahap untuk dirumuskan. Harapannya 25 persen ASN ini bisa mengikuti WFB di Bali juga bisa berkegiatan dengan pihak swasta. Sekarang kalau saya ada yang ajak bertemu saya ajak ke Bali. Saya harap ini dapat mendongrak yang pertumbuhan yang lainnya seperti transportasi. Pihak swasta pun juga diarahkan untuk dapat menggelar kegiatan atau pertemuan di daerah termasuk Bali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," jelasnya.

Advertisement