INDUSTRY.co.id - Abu Dhabi telah mengumumkan untuk mencabut aturan karantina untuk semua wisatawan mancanegara mulai 1 Juni. Negara tersebut juga mengatakan akan meningkatkan perbatasannya dengan prosedur dan persyaratan khusus bagi wisatawan yang melakukan perjalanan lebih mudah antara kedua emirat.

Dilansir dari laman Timesofindia, Senin (24/5/2021), sehingga, Abu Dhabi memutuskan untuk melonggarkan pembatasan setelah Uni Emirat Arab memberikan dosis vaksin Covid-19 yang cukup.

Ali Al Shaiba, Direktur Eksekutif Tourism dan Marketing, DCT Abu Dhabi mengatakan peraturan ini mirip seperti di Dubai, di mana yang datang ke negara tersebut harus melakukan protokol kesehatan. "Ini akan mirip dengan sistem Dubai, PCR akan tetap dilakukan baik bagi yang berisiko tinggi hingga berisiko rendah. Namun, karantina tidak akan menjadi pilihan lagi," katanya.

Saat ini, wisatawan yang datang ke Abu Dhabi harus tetap karantina mandiri selama 10 hari. Kecuali, bagi mereka yang berasal dari negara dengan 'daftar hijau'. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa mereka mengumumkan daftar hijau yang diperpanjang yang akan mencakup sebagian besar pasar yang mereka tuju. Ia pun juga menjelaskan bahwa mereka akan memantau pasar baru yang menyebabkan kerugian disebabkan dari penutupan pasar besar seperti India, Inggris dan Jerman.

"Kami memantau dan menganalisis pasar ini setiap minggu, untuk mengetahui di mana peluangnya dan pasar mana yang dapat kami manfaatkan untuk menutupi kerugian yang mungkin kita miliki di pasar lain," jelas Al Shaiba. 

Saat wisatawan berkunjung ke Abu Dhabi, mereka dapat menikmati banyak kegiatan menarik seperti ikut wisata kayak dan zip lining di tengah roller coaster di Ferrari World Abu Dhabi.