INDUSTRY.co.id, Jakarta - Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2017, kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan berlangsung di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Selatan pada 10-22 Mei 2017 mendatang.

Advertisement

Penyelenggaraan event FBIM 2017 sudah berlangsung sejak tahun 1993, pastinya dengan digelarnya serangkaian event ini untuk mempromosikan sekaligus melestarikan dan mengembangkan budaya dan potensi wisata di Kalimantan Tengah.

Menurut Guntur Talajan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, mengatakan "Penyelenggaraan FBIM 2017 ini kita menargetkan 500 wisatawan nusantara dan 10 ribu wisatawan mancanagera untuk berkunjung ke Kalteng selama FBIM berlangsung," ujarnya di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (15/5/2017)

Advertisement

Ia menambahkan, bahwa FBIM 2017 ini akan menampilkan 20 kegiatan utama berupa seni pertunjukan dan permainan tradisional yang akan berlangsung di empat lokasi yakni, Taman Kota Sampit, Sungai Mentaya, Borneo Citymall dan Stadion 20 November Kota Sampit.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Promosi Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti menghimbau agar seluruh kegiatan yang berlangsung agar tetap menampilkan unsur yang Nasional, mulai dari tariannya, pakaiannya harus Nasional dan mendukung kegaiatan FBIM 2017 sebagai cara yang efektif untuk melestarikan budaya masyarakat dan mengembangkan pariwisata di Kalimatan Tengah.

Advertisement

Serangkaian kegiatan tersebut adalah Karnaval Budaya, Putra-Putri Pariwisata, Tari Daerah, Karungut, Mangenta, Malamang, Mamasak, Mangaruhi, Balogo, Habayang, Maneweng, Manetek, Manyila Kayu, Jukung Tradisional, Besei Kambe, Jukung Hias, Manyipet, Lagu Daerah, Lawang Sakepeng, Sepak Sawut, dan Panginan Sukup Simpan.

Selain itu, Fajhrurrahman, Kepala Dinas Kotawaringin "Adapun serangkaian kegiatan yang dilaksanakan disesuaikan dengan perlombaan yang diadakan dikeempat lokasi. Seperti lomba memasak di mal."

Advertisement

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tetap optimis karena festival ini sudah terkenal sejak tahun 1993.

"Isen Mulang, artinya pantang mundur pantang menyerah jadi kami maju terus. Kami yakin karena tahun lalu banyak wisatawan mancangera yang datang untuk menghadiri festival ini, seperti Eropa, Singapura dan Malaysia," pungkas Guntur Talajan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng.