RUU Migas Harus Segera Dituntaskan untuk Memberikan Kepastian Usaha Hulu Migas

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 01 Mei 2021 - 08:00 WIB

M. Kholid Syerazi Sekjen PP ISNU
M. Kholid Syerazi Sekjen PP ISNU

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Perdebatan tentang undang-undang migas kembali bergulir. Sejumlah akademisi, praktisi dan pengamat energi menyatakan revisi undang-undang migas harus segera dituntaskan untuk kepastian investasi hulu migas di Indonesia.

Demikian hasil Forum Group Discusion di kampus Unair Surabaya, yang menghadirkan Pengamat Migas yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo, M. Kholid Syerazi  Sekjen PP ISNU, Dekan Fakultas Hukum Unair Iman Prihandono dan Pengamat Energi Indria Wahyuni. FGD ini dibuka oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, Jumat, (30/4/2021).

Sekjen PP Ikatan Sarjana Nahdlatul ulama, Kholid Syerazi mengatakan UU Migas yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi sebagai sebuah kebobolan Undang-undang dalam pengelolaan kekayaan alam yang menguasai hajat hidup orang banyak.

“Revisi Migas harus segera dilakukan dengan tetap mengacu pada keputusan MK tahun 2012, yaitu harus dikelola oleh Badan Usaha Khusus Milik Negara,” ungkapnya.

Agar revisi UU Migas dapat dituntaskan, Kholid Syerazi mengusulkan agar inisiasi revisi UU Migas diambil alih oleh Pemerintah.

Kholid juga mengusulkan agar SKK Migas ditetapkan diubah bentuknya dan ditetapkan sebagai BUMN. “Namun ada tantangan jika SKK Migas menjadi BUMN yang mengelola hulu migas yaitu bagaimana modalnya?. Karena ini juga nantinya konsep participating interest (PI) 10% akan dilakukan oleh BUMNK ini,” ujar Kholid.

Selain itu bahwa UU Ciptaker subsektor Migas belum menunjukan upaya memberikan kepastian. Sebagai penutup, Kholid mengusulkan bahwa mengurus migas tidak cukup modal semangat nasionalisme saja, harus ada 3 (tiga) kombinasi yaitu peran negara yang kuat, iklim investasi yang investor friendly dan keterlibatan masyarakat.

Sementara itu, pengamat energi Indria Wahyuni menyoroti belum adanya lembaga permanen yang mengelola hulu migas pasca putusan Mahkamah Konstitusi mengakibatknya tidak adanya kepastian usaha bagi investor.

“Selama 9 tahun berjalannya lembaga sementara maka masih berkutat pada conflict of norms, padahal ada komisi pengawas yang didalamnya terdapat menteri sampai Kapolri, namun ini tidak menyelesaikan masalah,”ungkapnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tyna Kanna Mirdad di Acara Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale secara daring, Kamis (17/6/2021).

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:00 WIB

Quality Time ala Tyna Kanna Mirdad Selama Pandemi Bersama Keluarga

Sudah setahun lamanya pandemi menyerang dunia, semua kegiatan yang biasa dilakukan di luar ruangan kini beralih dilakukan di dalam rumah. Tentu ini sangat membuat orang merasa jenuh. Namun,…

Indonesia Financial Group IFG

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:00 WIB

IFG Tujuk Rivan Achmad Purwantono Sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja

Segenap jajaran Manajemen PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau yang dikenal dengan Indonesia Financial Group (IFG) BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan mengucapkan terima…

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto bersama Dirjen IKFT Kemenperin Muhammad Khayam (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:40 WIB

Asaki 'Acungi Jempol' Langkah Menperin Agus Perpanjang Safeguard Keramik

Asosiasi aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengapresiasi langkah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memperpanjang safeguard ubin keramik yang akan berakhir pada Oktober 2021.

Ketua Hipmi Mardani H.Maming

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:30 WIB

Maming: HIPMI Dorong Investor Besar Gandeng UMKM

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dijadwalkan akan mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi/BKPM…

Mobile Legend (dok)

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:10 WIB

Ini Aplikasi Game Penghasil Uang Tercepat dan Terbukti Memberi Bayaran

Keberadaan mobile game saat ini terus mengalami perkembangan. Hal ini membuat fungsi dari smartphone tidak hanya untuk keperluan hubungi orang lain saja namun juga bisa digunakan untuk kebutuhan…