Kenertec Siap Bangun Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 Miliar untuk PLTB Sukabumi

Oleh : Hariyanto | Kamis, 22 April 2021 - 20:07 WIB

Kenertec Siap Bangun Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 Miliar untuk PLTB Sukabumi
Kenertec Siap Bangun Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 Miliar untuk PLTB Sukabumi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kenertec dan UPC Renewables menyatakan kesiapan untuk membangun puluhan menara kincir angin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk mendukung kebijakan energi terbarukan Presiden Joko Widodo dan transformasi pabrik setrum negara, PLN.

Kenertec, produsen lokal menara angin skala utilitas bersertifikat ISO 9001: 2015 dan ISO 14001: 2015 berlokasi di Cilegon, Banten, dan UPC Renewables, sebuah perusahaan multinasional yang berpengalaman dalam membangun PLTB, telah sepakat untuk kembali berkolaborasi.

Sebelumnya, kedua perusahaan ini bekerjasama membangun PLTB komersial pertama di Indonesia berlokasi di Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2018, di mana Sukabumi juga diumumkan sebagai salah satu target investasi berikutnya sejak ditandatanganinya MoU dengan PLN, yang juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di Washington, USA pada 2015.

Menara kincir angin buatan lokal ini akan berlokasi di Geopark Nasional Ciletuh Pelabuhanratu (GNCP), Sukabumi, dengan kontrak senilai Rp 500 miliar. Total menara akan mencapai 50-55 menara dengan tinggi sekitar 120 meter.

Komitmen kesiapan Kenertec dan UPC Renewables merupakan bagian dari dukungan kepada pemerintah Indonesia yang menargetkan pemanfaatan energi terbarukan pada tahun 2025.

Selain itu, rencana pembangunan PLTB di Sukabumi juga merupakan dukungan terhadap salah satu pilar transformasi PLN, yakni penggunaan green energy sebagai pembangkit listrik masa depan.

Kesiapan pembangunan PLTB Sukabumi ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Jika terealisasi, puluhan menara kincir angin di lokasi wisata GNCP, Sukabumi, yang sudah dinobatkan sebagai situs geopark global oleh UNESCO, juga bisa menjadi ikon wisata baru kelas dunia bagi Kabupaten Sukabumi dan memperkuat citra Indonesia dan Jawa Barat yang mendukung energi bersih.

CD Choi, tim pemasaran Kenertec, berharap kolaborasi yang sangat baik antara Kenertec dan UPC Renewables dapat berhasil dan direalisasikan.

“Tidak hanya karena nilai kontraknya yang besar, tetapi lebih karena penggunaan menara kincir angin buatan dalam negeri akan memberikan peluang yang lebih besar bagi pabrikan lokal untuk berkembang di bidang energi terbarukan,” kata Choi yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (22/4/2021).

Menara kincir angin buatan Kenertec sudah digunakan di berbagai belahan dunia, namun untuk pertama kalinya di Indonesia digunakan di PLTB Sidrap, dimana 30 turbin berspesifikasi tinggi menghasilkan kapasitas terpasang 75 MW.

Sementara itu, Senior Project Developer UPC Renewables Kalla Primista, meyakini kalau pembangunan PLTB di Ciletuh, Sukabumi, akan mendongkrak peningkatan investasi bagi wilayah tersebut.

Keberadaan PLTB nantinya tidak hanya akan memberikan energi bersih dan hijau, serta nilai tambah pariwisata di Kabupaten Sukabumi, namun juga menyeimbangkan antara konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Ini sebagai bentuk dukungan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemi Covid-19, melalui real deliverable projects dengan manfaat nyata dan terukur,” terang Kalla.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi tinjau Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:11 WIB

Ditinjau Presiden Jokowi, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Mencapai 73 Persen

Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung perkembangan pembangunan konstruksi salah satu proyek strategis nasional, kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Pembangunan proyek tersebut saat…

XAURIUS

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:45 WIB

XAURIUS Resmi Luncurkan Token XAU, Cryptocurrency Pertama di Indonesia yang didukung oleh Emas, Lebih Stabil dan Aman

Pada kuartal pertama tahun 2021, sebuah perusahaan asset digital bernama XAURIUS (PT. Xaurius Asset Digital) meluncurkan cryptocurrency pertama di Indonesia yang didukung emas dengan nama token…

Ilustrasi Pabrik Gula (wy)

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:30 WIB

Kuat Dugaan Ada Keterlibatan Anggota Dewan dalam Kasus KTM, KPK Diminta Segera Turun Tangan

Kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM) masih terus bergulir hingga saat ini. Yang terbaru, muncul dugaan keterlibatan anggota DPR RI berinisial AW dan AD dalam dugaan…

Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:19 WIB

Dahsyat! Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Bogor- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) memulai program vaksinasi tahap pertama COVID-19 untuk karyawannya sebagai bagian dari penyelenggaraan gerakan Vaksinasi Mandiri…

Perumahan Cibubur Jaktim

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:00 WIB

Gerbang Tol, CBD hingga Mall Tingkatkan Nilai Properti di Kota Wisata Cibubur

Sebagai primadona di kawasan Cibubur, Kota Wisata menambah kelengkapan fasilitasnya dengan gerbang tol langsung di dalam kompleks tersebut. Keberadaan akses langsung pintu tol di dalam kawasan…