INDUSTRY.co.id - Sumenep, SKK Migas Jabanusa dan Santos Pty Ltd menggelar rapat koordinasi (rakor) tentang penyusunan program tanggung jawab sosial (TJS) perusahaan tahun 2017 untuk Kecamatan Giligenting.

Advertisement

Santos menganggarkan Rp 1,7 miliar untuk program tanggung jawab sosial (TJS) perusahaan di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

"Anggaran Rp 1,7 milyar tersebut dikelola 8 kelompok masyarakat di beberapa desa. Jadi program TJS ini secara otonom dijalankan oleh masyarakat," kata External Relation Team Leader Jawa Timur, Hartono, di Sumenep, Selasa (9/5/2017).

Advertisement

Rakor tersebut dihadiri para kepala desa dan perwakilan elemen masyarakat dari delapan desa di Kecamatan Giligenting.

"Kami dari Santos dalam posisi memberikan kontribusi kepada pemerintah untuk mempercepat pembangunan masyarakat. Jadi ibaratnya kami ini supporter. Pemegang tanggung jawab utama tetap pemerintah. Nah, masukan-masukan dari pemerintah daerah sangat penting untuk perbaikan program-program berikutnya," tutur Hartono.

Advertisement

Dalam Rakor tersebut Hartono mengungkapkan, muncul sekitar 40 usulan kegiatan yang diminta masuk dalam program TJS 2017 Santos. Usulan-usulan kegiatan tersebut akan disinkronkan dengan ketersediaan anggaran.

"Kami masih perlu satu tahapan lagi, yakni meranking prioritas usulan program didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan ketersediaan anggaran. Untuk usulan program yang tidak 'tercover' tahun ini akan kami simpan. Kalau tahun depan masih diperlukan, ya diusulkan lagi," ungkapnya.

Advertisement

Santos Pty Ltd merupakan salah satu kontraktor kontak kerja sama (KKKS) yang mengelola pengeboran minyak dan gas bumi (migas) di Blok Maleo dan Blok Peluang. Dua blok tersebut masuk dalam Blok Madura offshore. Salah satu wilayah pengeborannya masuk Kecamatan Giligenting.(Hry/ bj)