INDUSTRY.co.id - Jakarta, Bio Farma dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) yang diperuntukkan bagi karyawan/karyawati badan hukum/badan usaha swasta.
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, dan Ketua Umum KADIN Rosan Perkasa Roeslani di kantor Kementerian BUMN, pada Sabtu (13/3/2021).
Kerjasama ini juga merupakan tindak lanjut dari PMK Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Menurut Menteri BUMN Erick Thohir yang dilansir redaksi INDUSTRY.co.id dari laman instagram @KementerianBUMN, VGR ini sejatinya merupakan suatu program vaksinasi Covid-19, yang diperuntukkan bagi karyawan/karyawati badan hukum/badan usaha swasta peserta VGR, keluarga dan individu lain yang terkait dalam keluarga
"Pendanaan dari program VGR ini, akan ditanggung oleh badan hukum/badan usaha swasta peserta VGR tempat mereka bekerja," kata Erick Thohir.
Menurutnya, tujuan VGR ini adalah untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
"Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, dalam kesepakatan ini berperan sebagai penyedia vaksin untuk program VGR, dan juga memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikan vaksin-vaksin tersebut ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat/Swasta yang sudah memenuhi persyaratan tertentu," paparnya.
Sedangkan KADIN, dikatakannya akan berperan untuk pengumpulan data, sehubungan dengan sasaran penerima dari badan hukum/badan usaha swasta peserta Vaksinasi Gotong Royong, yang sekurang-kurangnya terdiri atas jumlah sasaran penerima, nama, alamat, serta nomor induk kependudukan yang akan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan.
"Data itu untuk digunakan dalam menetapkan kebutuhan vaksinasi, dan kemudian selanjutnya akan disampaikan kepada Bio Farma," tandas Erick.