Cantiknya Si e-Va, Motor Listrik Hasil Modifikasi Motor Bensin

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 02 Maret 2021 - 13:50 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjajal sepeda motor listrik produksi Honda (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjajal sepeda motor listrik produksi Honda (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), Badan Litbang ESDM tengah melakukan penelitian dan perekayasaan terhadap sepeda motor berbahan bakar bensin (motsin) menjadi sepeda motor listrik (motlis). Plt. Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana bersama Kepala P3TKEBTKE, Hariyanto turut dalam uji coba motlis yang diberi nama e-Va ini, di Jakarta pada akhir Februari lalu.

Setelah mengendarai selama sekitar 15 menit, Dadan berpendapat tenaga motlis e-Va cukup kuat, bahkan dapat melalui tanjakan dengan mudah. Hasil perekayasaan selama kurang dari satu bulan ini cukup baik, meski masih ada yang harus dipertimbangkan kembali, terutama dari sisi biaya modifikasi.

"Perlu dicari cara agar harga suku cadang kendaraan dan baterei dapat lebih murah, sehingga dapat menekan biaya modifikasi", harap Dadan.

Kepala P3TKEBTKE menjelaskan modifikasi motlis ini mengacu pada Peraturan Menteri Pehubungan Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

"Beberapa poin penting yang harus dipatuhi adalah daya motor listrik paling tinggi sesuai dengan klasifikasi sebagai sepeda motor dengan isi silinder sampai dengan 110 cc, daya motor listrik konversi paling tinggi 2 kW (dua kilo Watt)", sambung Hariyanto.

Koordinator Kelompok Pelaksana Penelitian dan Pengembangan (KP3) Ketenagalistrikan P3TKEBTKE, Slamet menjelaskan KP3 Ketenagalistrikan melakukan modifikasi terhadap konverter untuk menyambungkan kruk as pada transmisi, yang semula digunakan dengan motor bakar. Perubahan pada pegangan motor listrik pada rangka motor menggunakan plat besi. Harga komponen suku cadang dan baterai yang digunakan pada penelitian merupakan harga eceran, sehingga perlu dihitung dengan harga industri.

"Modifikasi motor bensin menjadi motor listrik diupayakan tidak memerlukan banyak perubahan sehingga lebih cepat waktu pengerjaannya, kurang dari satu bulan", lanjut Slamet.

Tim peneliti yang dipimpin Arfie Firmansyah telah melakukan uji jalan kendaraan dengan rute di sekitar perkantoran P3TKEBTKE di Gunung Sindur, Bogor. Kendaraan yang dikendarai pengemudi ini menempuh jarak rata-rata sejauh 7,2 kilometer dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam selama sekitar 15 menit. Kondisi jalan yang dilalui bervariasi, baik jalanan rata, naik maupun turun.

Selama pengujian, baterai diisi penuh dengan kapasitas 84 Volt dan kondisi baterei cut off 69 Volt sebagai tegangan batas bawah yang dipilih, walaupun masih bisa di setting pada tegangan 63 Volt. Ini disesuaikan dengan sistem kerja kontroller, sehingga rentang tegangan maksimum dan minimum yang lebar semakin menambah jarak tempuh kendaraan. Tegangan cut-off biasanya dipilih sehingga kapasitas maksimum yang berguna dari baterai tercapai. Tegangan cut-off berbeda dari satu baterai ke yang lain tergantung pada jenis baterai dan desain kapasitas baterai.

Sepeda motor yang dimodifikasi menggunakan tipe Vario yang diproduksi tahun 2010. Pertimbangan pemilihan jenis motor ini dipilih berdasarkan harga kendaraan dan data penjualan ATPM selama 10 tahun terakhir. (ER/KO)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BBM, SPBU (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 21 April 2021 - 18:14 WIB

Asik...Pertamina Guyur Promo di Harkonas, Konsumen Bisa Beli BBM Dengan Harga Rp300 Per Liter

Sepanjang bulan April, masyarakat bisa menikmati pembelian Pertamax Series dan Dex Series dengan harga hemat Rp 300 per liter tanpa batas maksimal transkasi menggunakan aplikasi MyPertamina…

VIDIA Penyelenggara Sertifikat Elektronik

Rabu, 21 April 2021 - 18:00 WIB

Penyelenggara Sertifikat Elektronik Sediakan Dokumen Digital Terpercaya melalui Tanda Tangan Elektronik

PT Indonesia Digital Identity (VIDA) menjadi perusahaan Penyelenggara Sertifikat Elektronik pertama di Indonesia yang terdaftar sebagai penyedia layanan tanda tangan elektronik yang aman dan…

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar

Rabu, 21 April 2021 - 17:15 WIB

Arcandra Tahar Sebut PGN Punya Peran Penting Ambil Peluang Optimalkan Kebutuhan LNG Dunia yang Semakin Membesar

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar mengungkapkan, PGN memiliki posisi strategis dalam penyediaan energi yang ramah lingkungan dan efisien di dalam negeri. Dijelaskan…

KSPI

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Buruh Desak MK Batalkan UU Cipta Kerja

Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan uji formil judicial review UU Cipta Kerja, Rabu (21/4/2021). Uji formil ini dimohonkan oleh Riden Hatam Aziz dan kawan-kawan, yang merupakan…

Pelayanan Rapid Antigen di Rest GT Gunung Sugih, Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Pelayanan Test Rapid Antigen Sepanjang Masa Pamdemi

Dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di tengah momen Ramadhan tahun 2021 ini, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tetap melakukan…