Kementerian ESDM-UNDP Kerja Sama Penerapan Manajemen Energi di 3 BUMN

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 09 Februari 2021 - 10:03 WIB

Kementerian ESDM
Kementerian ESDM

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) mendukung penerapan sistem manajemen energi guna menuju ISO 50001 pada tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, PT Angkasa Pura I - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dan PT Angkasa Pura II - Bandara Soekarno Hatta, Terminal 3, Cengkareng, Tangerang.

Kerja sama Ditjen EBTKE dan UNDP tersebut merupakan bagian Proyek Market Transformation for Renewable Energy and Energy Efficiency through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in Energy Sector (MTRE3). Proyek MTRE3 berjalan selama lima tahun mulai dari 2017 hingga 2021 dengan empat wilayah kerja untuk proyek percontohan Energi Baru Terbarukan (EBT), yaitu provinsi Riau, Jambi, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur, dan wilayah kerja proyek percontohan Konservasi Energi (KE) di beberapa kota besar; Jakarta, Bali, Makasar, Semarang, dll.

Program penerapan sistem manajemen energi di tiga perusahaan induk BUMN ini berlangsung mulai Januari 2021 hingga Juli 2021, dimana target registrasi sertifikasi ISO 50001 untuk tiga perusahaan induk terpilih di targetkan maksimal di Juli 2021. Kick Off Meeting bersama PT. Angkasa Pura II akan dilaksanakan pada 11 Februari 2021 dan tanggal 18 Februari 2021 bersama PT. Angkasa Pura I.

"Salah satu target dari Ditjen EBTKE adalah peningkatan penerapan ISO 50001 pada berbagai sektor, salah satunya diwujudkan melalui proyek kerja sama MTRE3", ujar Direktur Konservasi Energi, Luh Nyoman Puspa Dewi, pada sambutannya pada kegiatan Kick Off Meeting Audit Sistem Manajemen Energi ISO 50001 di Pertamina RU IV Cilacap secara virtual hari ini (8/2).

Merujuk data tren konsumsi energi final nasional, sektor industri merupakan konsumen energi terbesar kedua setelah transportasi yaitu 33% atau sebesar 291 juta SBM (ESDM, 2018). Dari konsumsi energi di sektor industri ini, potensi penghematan energi yang dapat diraih sebesar 10-30%, berdasar hasil survei dan audit energi. Potensi ini dapat dicapai melalui implementasi Audit Energi dan Penerapan Sistem Manajemen Energi melalui ISO 50001.

Salah satu agenda utama dalam menghadapi perubahan iklim global adalah mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi, sesuai Paris Agreement yang diratifikasi Indonesia di tahun 2016. ISO 50001 sebagai standar internasional untuk sistem manajemen energi diharapkan dapat membantu meningkatkan performa energi, sehingga dapat membantu menghadapi perubahan iklim global dan mencapai target penghematan energi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 tahun 2009 tentang Konservasi Energi, pengguna energi minimal 6.000 TOE wajib melakukan manajemen energi, yaitu menunjuk manajer energi, menyusun program konservasi energi, melaksanakan audit energi secara berkala, melaksanakan rekomendasi hasil audit energi, dan melaporkan pelaksanaan manajemen energi setiap tahun pada Pemerintah. Maka, penerapan SNI ISO 50001 sangat tepat sebagai pelaksanaan peraturan pemerintah ini.

Standar internasional ISO 50001 menetapkan sistem manajemen energi suatu organisasi, yang bertujuan agar setiap organisasi mampu membangun sistem dan proses yang diperlukan untuk meningkatkan performa energinya. Performa energi yang dimaksud meliputi efisiensi, penggunaan dan konsumsi energi. Menurut data Direktorat Konservasi Energi, Direktorat Jenderal EBTKE, baru ada sebanyak 62 perusahaan sektor industri, 42 perusahaan sektor ESDM, dan 2 sektor bangunan Gedung yang bersertifikat ISO 50001 : EnMS (Energy Management System).

Dukungan yang diberikan yaitu memberi stimulus kepada tiga perusahaan BUMN tersebut dalam bentuk insentif pemerintah dalam kerjasama dengan proyek MTRE3-UNDP (dengan hibah Global Environment Facility/GEF), dengan menyediakan pendampingan teknis, pengawalan dan persiapan Sistem Manajemen Energi atau EnMS (oleh konsultan pemenang tender UNDP - EnerCoss) menuju ISO 50001 (sertifikasi taraf internasional) di tahun pertama, dimana Surveillance Energi di tahun kedua dan ketiga menjadi tanggungan perusahaan induk terpilih.

Merujuk pada Dokumen Proyek MTRE3 (2017), proyek MTRE3 akan mempromosikan praktik percontohan terbaik terkait implementasi investasi Energi Baru Terbarukan (EBT) dan investasi Konservasi Energi - gedung komersial dengan potensi konservasi energi (penerapan ISO 50001, pendingin ramah lingkungan, sistem manajemen energi, dll), baik di empat provinsi percontohan (NTT, Riau, Jambi dan Sulawesi Barat) maupun di beberapa kota besar (Jakarta, Bali, Makasar, dll) untuk mendorong investasi energi berkelanjutan terutama di masa pandemi. Dalam mendukung implementasi aksi mitigasi yang tercakup dalam Rencana Aksi Nasional Penurunan Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) dan Rencana Aksi Daerah Penurunan Gas Rumah Kaca (RAD-GRK), proyek MTRE3 berusaha untuk memenuhi target mitigasi perubahan iklim yang berpotensi berkontribusi dalam Nationally Determined Contribution (NDC) Pemerintah Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengguna Sepeda

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:11 WIB

Allianz Berikan Perlindungan Bagi Pengguna Sepeda dan Motor

Aktivitas olahraga outdoor menjadi pilihan yang makin digemari berbagai kalangan, khususnya didorong oleh situasi pandemi yang membuat masyarakat harus menjaga kebugaran tubuh sembari selalu…

Diskusi perbenihan jagung

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:02 WIB

Perketat Mutu Jagung Hibrida, Kementan Tingkatkan Penggunaan Benih Unggul

Kebutuhan jagung sebagai bahan pangan dan pakan secara nasional sangat tinggi dengan sasaran produksi tahun 2021 mencapai 23 juta ton. Hal ini perlu di dukung penyediaan benih jagung varietas…

Dialog Nasional bertema Kiprah 17 Tahun Obat Modern Asli Indonesia Fitofarmaka

Jumat, 25 Juni 2021 - 10:50 WIB

Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Kemenkes dan BPOM Ajak Seluruh Masyarakat Konsumsi Obat Modern Asli Indonesia

Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Arianti Anaya mengatakan, di tengah meningkatnya kasus Covid-19 semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengonsumsi imunomodulator…

Ninja Express (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 25 Juni 2021 - 10:43 WIB

Ninja Xpress Catatkan Kota Jakarta dan Sekitarnya Sumbang 26% Pengiriman Nasional Selama Ramadan 2021

Di tengah momentum Hari Ulang Tahun Jakarta ke-494, Ninja Xpress apresiasi warga Jakarta dan sekitarnya atas kontribusi nyata dalam membantu memperbaiki roda perekonomian Indonesia dengan melakukan…

Produk Daypack Leuser (Dok: Leuser Adventure Shop)

Jumat, 25 Juni 2021 - 10:15 WIB

Berburu Perlengkapan Outdoor di Leuser Adventure Shop, Ada Diskon Menarik, Lho!

Pemerintah Indonesia telah memberikan pelonggaran terhadap wisatwan untuk berwisata ke berbagai daerah Indonesia sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Akan tetapi,…