Hutama Karya Pastikan Tol Pekanbaru-Padang Rampung Tahun Ini...

Oleh : Herry Barus | Minggu, 24 Januari 2021 - 09:55 WIB

Hutama Karya
Hutama Karya

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Memasuki awal tahun 2021 dan masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, PT  Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus melanjutkan penyelesaian pembangunan Jalan Tol  Trans Sumatera (JTTS), salah satunya ruas Tol Pekanbaru – Bangkinang sepanjang 40 Km.

Tol  Pekanbaru – Bangkinang merupakan bagian dari koridor pendukung (sirip) JTTS yakni ruas  Pekanbaru – Padang sepanjang 254 Km. 

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan,  menyampaikan bahwa Hutama Karya optimis dapat mencapai target menyelesaikan proyek Tol  Pekanbaru – Padang di tahun 2021.

“Pembangunan konstruksi pada Tol Pekanbaru – Bangkinang cukup progresif. Hingga saat ini, progres konstruksinya sudah mencapai 56%. Sedangkan untuk proses pembebasan lahan yakni kegiatan pemberian Uang Ganti Kerugian (UGK) bagi masyarakat  terus berjalan dengan metode pembayaran langsung melalui LMAN oleh Kementerian PUPR.  Kami berharap pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembangunan tol ini dapat mendukung  dengan baik, sehingga target yang telah ditentukan perusahaan untuk dapat menyelesaikan  konstruksi Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Pekanbaru – Bangkinang di tahun 2021 dapat  tercapai,” tutur Fauzan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Top Business.id.

Lebih lanjut Fauzan menjelaskan bahwa progres signifikan konstruksi Tol Pekanbaru – Bangkinang tak lepas dari komitmen kontraktor yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) untuk terus mengebut pekerjaan. Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti menyampaikan bahwa pengerjaan Tol Pekanbaru – Bangkinang memiliki tantangan tersendiri, salah satunya terkait dengan faktor  cuaca.

“Intensitas curah hujan yang tinggi membuat tim proyek harus melakukan sejumlah  pekerjaan untuk menangani tanah yang basah, seperti pembuatan subdrain, memasang pompa di  sekitar lokasi pekerjaan dan pekerjaan perkuatan tanah (soil improvement). Ini menjadi tantangan yang kerap kali dijumpai di lapangan. Namun, kami selaku kontraktor berupaya untuk  menghadirkan solusi terbaik agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan menghadirkan kualitas  yang disyaratkan. Kami juga rutin berkoordinasi dengan owner yakni Hutama Karya sehingga tak  hanya selesai tepat waktu namun kualitas konstruksi jalan yang kami bangun juga maksimal,”  terang Aji.

Tol Pekanbaru – Bangkinang dirancang untuk memiliki enam jembatan dan dua rest area. Sejumlah pekerjaan fisik yang telah dilakukan yakni pekerjaan main road, overpass, box traffic, dan box drain. Tol yang memiliki main road sepanjang 40 Km dengan kecepatan pada ruas tol ini  direncanakan 80 km/jam, akan membantu menyambungkan jalur darat dari Pekanbaru hingga  Bangkinang dengan waktu tempuh yang lebih cepat. Jarak dari Pekanbaru – Bangkinang jika  melewati jalan nasional adalah sekitar 58,8 Km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 40 menit.

Jika Tol Pekanbaru – Bangkinang ini sudah dapat digunakan, masyarakat akan dapat  mempersingkat jarak tempuh dari Pekanbaru ke Bangkinang hanya dalam waktu 30 sampai dengan  45 menit.

Sebagai informasi, Tol Pekanbaru – Bangkinang telah menerapkan teknologi Building Information Modelling (BIM) dalam tahap desain dan konstruksinya. Teknologi BIM merupakan  representasi digital dari karakteristik fisik dan karakter fungsional suatu objek bangunan.

“Dalam  rangka peningkatan compliancy desain jalan sesuai dengan arahan Dirjen Bina Marga, kami telah  menerapkan teknologi BIM pada Tol Pekanbaru – Bangkinang. Teknologi ini mengandung semua  informasi mengenai elemen bangunan yang digunakan sebagai basis pengambilan keputusan dalam  kurun waktu siklus umur bangunan, sejak konsep hingga demolisi. Penggunaan teknologi BIM ini, kami harapkan dapat mempercepat proses desain sehingga membuat pekerjaan dilapangan menjadi  lebih efektif dan efisien dari segi biaya, mutu dan waktu,” tutup Muhammad Fauzan, EVP  Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Jika terhubung secara keseluruhan, ruas Tol Pekanbaru – Padang yang terbentang sepanjang 254  Km dinilai akan berdampak besar pada kemajuan ilmu teknologi infrastruktur di Indonesia. Seperti dikutip laman pekanbaru.go.id, hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus,  ST.MT pada saat melakukan peninjauan lapangan pada Kamis, (8/10/20).

“Setelah berdiskusi  dengan pihak Hutama Karya (HK), akan ada rencana teknik pembuatan terowongan sepanjang 10  Km dengan kedalaman 200 meter. Terima kasih kepada Presiden, ini berdampak besar bagi  teknologi infrastruktur di Indonesia. Biasanya terowongan identik dengan negeri Sakura atau  Jepang, sekarang kita terapkan di Indonesia,” tegas Wali Kota Pekanbaru, Firdaus. 

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang  ±1.156 Km dengan 643 Km ruas konstruksi dan 513 ruas operasi. Adapun ruas yang telah  beroperasi secara penuh yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 Km), Tol Terbanggi Besar  – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan  Binjai seksi 2 & 3 (15 Km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 Km), dan Tol Sigli – Banda Aceh seksi  4 Indrapuri – Blang Bintang (14 Km).

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bal

Minggu, 11 April 2021 - 21:41 WIB

Luar Biasa Terobosan Pak Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bali

DenpasarSebagai bentuk komitmen perusahaan untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekaligus dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui program Indonesia Coral…

Ilustrasi Uang (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 21:08 WIB

DPR dan Pakar Ekonomi Ungkap Beban Berat APBN Pulihkan Perekonomian

kewenangan dalam Perppu 1 Tahun 2020, dan disempurnakan dalam UU Nomor 2 Tahun 2020, untuk menetapkan batas defisit anggaran melampaui 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) selama masa penanganan…

Saleh Partaonan Daulay , Komisi IX DPR

Minggu, 11 April 2021 - 20:45 WIB

Saleh DPR: Masjid BUMN dan Pemerintah Harus Tetap Moderat, Tak Boleh Bermazhab

Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyerukan masjid-masjid harus tetap menjaga sikap moderatnya di tengah masyarakat. Masjid tidak boleh berafiliasi pada mazhab dan aliran tertentu, apalagi…

Ilmuwan BATAN (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 20:33 WIB

Agar Maju, Pemerintah Diminta DPR Kembangkan Tenaga Nuklir, Sugeng: Skala Kecil Saja Dulu, Kami Dukung...

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyampaikan, tenaga nuklir saat ini sudah dikembangkan dan menjadi tren di negara-negara maju sebagai energi alternatif.  Menurutnya, Indonesia sebenarnya…

Pembangkit Listrik

Minggu, 11 April 2021 - 20:07 WIB

MIGA, World Bank Group Bakal Jamin 95% Proyek Energi Terbarukan PLN Selama 5 Tahun Kedepan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Lembaga Penjamin Investasi Multilateral atau Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)…