INDUSTRY.co.id - Jakarta–PT Buyung Poetra Sembada Tbk (“HOKI”), emiten produsen beras berkualitas merek “Topi Koki”dan “HOKI”,dalam Paparan Publiknya menyatakan optimismenya bahwa bisnis Consumer Goodsdi 2021 akan semakin membaik.
Budiman Susilo, Direktur HOKImengungkapkan,“Memasuki peralihan tahun 2020 ke tahun 2021 kami berharap kondisi ekonomi Indonesia akan mulai membaik sehingga kami terus menambah mesin pengering di pabrik beras di Subang serta melanjutkan pembangunan pabrik beras baru di wilayah Sumatra Selatan yangditargetkan rampung di kuartal III-2021. Selain itu kami juga membentuk anak usaha baru, PT Hoki Distribusi Niaga gunamendukung produksi dan distribusi produk-produk baru HOKI di bidang Consumer Goods.”
Modal dasar dalam pendirian anak perusahaan ini sejumlah Rp500juta, dengan komposisi kepemilikanPT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) sebesar 70%, Adi Wijaya sebesar 15%, dan Budiman Susilosebesar15%.Melalui pendirian anak perusahaan ini, ke depan HOKI berencana akan menambah rangkaian produk-produk baru di bidang Consumer Goods.
Sementara itu, rencana penambahan mesin pengering (dryer machine) dan pecah kulit di pabrik Subang, Jawa Barat,ditargetkan akan bisa rampung di pertengahan tahun 2021. Selain itu,proses peningkatan kapasitas produksi beraskemasan premium di Sumatra Selatanyang rencananya berkapasitas total 40 ton per jam ditargetkan selesai di kuartal ketiga 2021untuk kapasitas 20 ton per jam.
Tujuannya,jikakondisi sudah kembali normal, HOKI telah siap dengan kapasitas produksi yang lebih besar dan dengan marginprofitabilitas yang lebih baik.Pabrik baru di wilayah Tugumulyo, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi totalHOKImenjadi 75 ton/jam pada tahun 2021 dan akan bertambah lagi menjadi95 ton/jam pada tahun 2022untuk tahap selanjutnya.
Semua upayaini akan meningkatkan juga produk sampingan seperti kulit padi dan bekatuldimana kulit padi yang dulu dianggap limbah rencananya akan diubah menjadi pelletuntuk meningkatkan kalori pembakaran dan nilai jual yang lebih tinggisebagai sumber energi pembakaran mesin-mesin di perusahaan semen, baja dan lainnya.
Hal ini terkait dengan target HOKI dalam menjalankan bisnis berkelanjutan setelah sukses meraih sertifikasi keberlanjutan dari The Planet Markdari Inggrisdi Agustus2020 lalu.Disamping itu,dengan bertujuan memenuhi salah satu kriteria Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG), HOKI juga baru-baru ini telah selesai membangun pembangkit listrik tenaga kulit padi (sekam) di Palembang, Sumatra Selatan. Pembangkit listrik tenaga sekam ini menambah pendapatan HOKIdi tahun 2020 dan ke depan.
“Melalui berbagai rencana dan strategi ekspansi HOKItersebutdiharapkan HOKI akan dapat meningkatkankinerja di 2021 dan dapat terus minat investasi para pemegang sahamserta memberi manfaat bagi para pemangku kepentingan yang lain,” tutup Budiman