PLN Fokus Wujudkan Keadilan Energi dengan Pemerataan Infrastruktur Kelistrikan

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 19 November 2020 - 15:15 WIB

Ilustrasi listrik PLN
Ilustrasi listrik PLN

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Upaya PLN dalam rangka mencapai posisi kinerja keuangan dan operasional yang sehat, terus dilakukan antara lain dengan melakukan peningkatan pendapat dan upaya efisiensi diberbagai sektor.

Hal ini dijelaskan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi XI di Gedung DPR, Jakarta.

Secara lengkap, Zulkifli menjelaskan selain upaya peningkatan pendapatan dan efisiensi. Dukungan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) juga menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan kinerja keuangan dan juga untuk pembiayaan belanja modal dalam proyek-proyek sektor transmisi dan distribusi, khususnya pelaksanaan program listrik desa, termasuk pembangkit EBT & penunjang program listrik desa.

"Dukungan dari PMN tentu sangat penting bagi kami, terutamanya dalam meningkatkan kemampuan pendanaan PLN. Dana PMN akan digunakan untuk mendanai pembiayaan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya untuk peningkatan rasio elektrifikasi," ungkap Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini melalui keterangan yang diterima redaksi pada Kamis (19/11).

Sesuai Undang-Undang APBN No. 9 Tahun 2020 yang ditetapkan tanggal 27 Oktober 2020, mengalokasikan PMN yang diberikan kepada PLN untuk tahun 2021 sebesar Rp 5 Triliun.

Adapun sekitar Rp 2 Triliun digunakan untuk pembangunan transmisi dan gardu induk dan Rp 3 Triliun digunakan untuk jaringan distribusi termasuk pembangkit EBT listrik desa penunjang program listrik desa.

Dalam RDP tersebut, PLN juga memaparkan Terkait Kajian Kelayakan Proyek dan Dampak Ekonomi dan Sosial, PMN Tahun Anggaran 2021 ini akan memberikan dampak tidak hanya bagi PLN, tetapi juga bagi masyarakat, manfaat PMN ini antara lain:

a. Meningkatkan pemerataan akses ketersedian listrik bagi rakyat (program peningkatan rasio elektrifikasi). 

b. Selain itu juga akan menciptakan multiplier effect melalui peningkatkan penyerapan tenaga kerja, peningkatan pembayaran pajak, peningkatan ekonomi sektor riil, sehingga dapat menjadi daya dorong pertumbuhan perekonomian daerah/nasional.

c. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sehubungan peningkatan aktivitas produksi, perdagangan, maupun kegiatan masyarakat lainnya.

Hasil kajian PLN dengan Perguruan Tinggi menunjukkan bahwa pembangunan beberapa proyek PLN yang dibantu oleh PMN memiliki pengaruh yang positif (“+” development impact). Setiap Rp 1 Triliun PMN memberikan dampak multiplier terhadap Output Nasional sebesar 2,69 (dua koma enam puluh sembilan).

Diantaranya, terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) adalah 1,41 (satu koma empat puluh satu) dan Penyerapan Tenaga Kerja sekitar 14.048 (empat belas ribu empat puluh delapan) tenaga kerja.

Selain dukungan PMN, di tengah pademi Covid-19, PLN juga terus berupaya meningkatkan pendapatan dengan cara meningkatkan penjualan tenaga listrik melalui program promo pemasaran, menjaga kecukupan pasokan listrik, dan memberikan tarif kompetitif untuk pelanggan industri sehingga mendorong konsumsi listrik sekaligus mendorong roda perekonomian.

Selain itu PLN juga melakukan efisiensi dengan mengoptimalkan bauran energi melalui produksi listrik dari pembangkit Non BBM, menurunkan biaya energi primer dengan mengoperasikan pembangkit Energi Baru Terbarukan seperti Biofuel dan solar cell di daerah terpencil dan isolated, mengupayakan pemberlakuan DMO batubara dan gas dalam rangka menjamin kepastian biaya dan pasokan energi primer, serta melaksanakan program efisiensi pemeliharaan dan optimalisasi persediaan.

Upaya-upaya tersebut dilakukan dalam rangka mencapai posisi kinerja keuangan dan operasional yang sehat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rencana Pembangunan Solar Park di Indonesia Timur (foto Kemnterian ESDM)

Minggu, 17 Januari 2021 - 15:10 WIB

Tak Kalah dengan Portugal dan Arab Saudi, Dirjen EBTKE: Kami Akan Bangun Solar Park, Satu Hamparan Luas di Indonesia Timur yang Isinya Solar Panel Saja...

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyatakan bahwa Pemerintah akan berencana mengembangkan taman panel surya atau surya…

PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:35 WIB

PEFINDO Berikan Peringkat 'idAA-' kepada MTN Kimia Farma

PEFINDO memberikan peringkat “idAA-” kepada MTN Kimia Farma Tbk (Kimia Farma) sebesar Rp600 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2021.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Photo by Lifestyle - Bisnis.com)

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:15 WIB

Warga Tolong Catat! Ini Daftar Kelompok Masyarakat yang Tak Bisa Disuntik Vaksin COVID-19 Sinovac

Pemerintah telah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, Rabu (13/01/2021) lalu, ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden RI Joko Widodo…

Ilustrasi gas elpiji

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:04 WIB

Tolong Catat! Menteri ESDM Tetapkan Harga Patokan Elpiji 3 Kg

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 253.K/12/MEM/2020 tentang Harga Patokan Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram. Harga…

The Mandalika Sport Tourism

Minggu, 17 Januari 2021 - 13:00 WIB

The Mandalika NTB Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan

. Selain mengadakan perbincangan dan diskusi mengenai progres pembangunan The Mandalika, Menparekraf juga mengunjungi Masjid Nurul Bilad, bakal lokasi pembangunan Creative Hub, Kuta Beach Park,…