Dukung Peningkatan Daya Saing Industri, SUCOFINDO Sharing Pentingnya Kalibrasi Peralatan Operasi Secara Berkala

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 23 September 2020 - 21:10 WIB

PT SUCOFINDO (Persero) melaksanakan kegiatan web seminar (webinar) guna mendukung peningkatan daya saing industri melalui kalibrasi peralatan operasi secara berkala.
PT SUCOFINDO (Persero) melaksanakan kegiatan web seminar (webinar) guna mendukung peningkatan daya saing industri melalui kalibrasi peralatan operasi secara berkala.

INDUSTRY.co.id,  Jakarta (22/09) - PT SUCOFINDO (Persero) melaksanakan kegiatan web seminar (webinar) guna mendukung peningkatan daya saing industri melalui kalibrasi peralatan operasi secara berkala. Kegiatan webinar ini merupakan kewajiban SUCOFINDO untuk memberikan pengetahuan terkait kalibrasi peralatan operasi, guna mendukung sektor industri dalam pemenuhan Standard Nasional maupun Internasional dengan acuan ISO/IEC 17025.

Direktur Komersial 2 PT SUCOFINDO (Persero) M. Haris Witjaksono menyampaikan bahwa webinar  ini merupakan salah satu upaya SUCOFINDO menyiapkan pelaku industri dalam menghadapi revolusi industri 4.0. “Sebagai upaya SUCOFINDO dalam mempersiapkan para pelaku industri memasuki revolusi industri 4.0 guna meningkatkan daya saing,” ujar Haris pada saat membuka webinar. 

Webinar yang diikuti lebih dari 450 peserta dari pelaku usaha, membahas mengenai pentingnya implementasi kalibrasi peralatan produksi yang dimiliki oleh semua industri agar diperoleh nilai tambah bagi peningkatan daya saing industri. “Salah satu tujuan dari kalibrasi itu sendiri adalah untuk menjamin hasil-hasil pengukuran sesuai dengan standar nasional maupun internasional,” terang Haris.

Haris menjelaskan jasa laboratorium kalibrasi merupakan salah satu bagian dari jasa laboratorium SUCOFINDO dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. “Laboratorium sentral kami yang berlokasi di Cibitung dan juga terdapat unit-unit laboratorium kalibrasi kami tersebar di beberapa wilayah, antara lain Medan, Batam, Palembang, Surabaya, Balikpapan dan Makassar mampu memberikan pelayanan kalibrasi alat ukur untuk berbagai jenis peralatan industri.”

Lebih lanjut Haris menyampaikan Laboratorium SUCOFINDO dapat mengkalibrasi tujuh besaran secara lengkap, yaitu dimensi, tekanan, massa, gaya, suhu, kelistrikan dan volume. “Laboratorium SUCOFINDO tentunya didukung oleh fasilitas kalibrasi dengan teknologi terkini,” papar Haris.

Haris menambahkan bahwa Laboratorium SUCOFINDO dapat melakukan pengujian kalibrasi Instrumentasi Kimia dan Alat Kesehatan. “Laboratorium SUCOFINDO terkait Kalibrasi Instrumentasi Kimia dan Alat Kesehata sudah terakreditasi ISO SNI: 17025 oleh KAN,” kata Haris.

Pembahasan pada webinar ini dijelaskan oleh adalah Direktur Sistem dan Harmonisasi Industri Badan Standardisasi Nasional (BSN), Donny Purnomo. Pada kesempatan ini Donny memaparkan mengenai Kalibrasi dan ketertelusuran: Elemen penting dalam persyaratan kompetensi laboratorium uji dan kalibrasi.

Pada kesempatan yang sama Donny memaparkan bahwa, “Laboratorium harus menetapkan program (termasuk interval) kalibrasi, yang harus dikaji ulang dan disesuaikan kembali untuk menjamin kepercayaan terhadap status kalibrasi.”

Selaras yang diungkapkan oleh Donny, turut sebagai narasumber pada webinar ini Gassing selaku Kepala Bagian Kalibrasi & Teknik menerangkan bahwa semua jenis instrumen/alat ukur yang masih baru, sudah dipakai atau baru diperbaiki harus dikalibrasi. “Hal tersebut untuk memastikan kondisi instrumen/alat ukur tersebut memang dalam kondisi baik sebelum digunakan,” jelas Gassing.

“SUCOFINDO siap mendukung dan meningkatan daya saing pelaku industri dalam menghadapi tantangan dunia usaha kedepannya,” tutup Haris.

Dalam upaya mendukung pelaku usaha dan industri dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini PT SUCOFINDO (Persero) melayani beberapa jasa untuk melindungi pelaku usaha dan industri dari wabah COVID-19, seperti jasa monitoring kualitas udara dan lingkungan, jasa hygiene industri dan disinfektan monitoring.

Selain itu SUCOFINDO melakukan inovasi dengan jasa baru dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terutama menyikapi era Industry 4.0 yaitu jasa SPARING. 

Jasa SPARING merupakan solusi sistem pemantauan kualitas air limbah secara terus menerus. Pemantauan dilakukan dalam jaringan infrastruktur dan sistem informasi yang dikembangkan PT SUCOFINDO (Persero).

Sistem ini memiliki kemampuan untuk melakukan pemantauan kualitas air limbah dengan sistem yang terintegrasi dan sesuai dengan persyaratan teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) dan telah dinyatakan lulus uji konektifitas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Daewoong Pharmaceutical

Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:02 WIB

Komitmen Daewoong Pharmaceutical Tangani Pandemi Covid-19, dari Alat Tes Sampai Pengembangan Perawatan Virus Corona

Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea pada tanggal 08 Oktober 2020, Daewoong Pharmaceutical akan mempercepat pengembangan obat COVID -19 dan segera melakukan…

Pembangunan jalan

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:52 WIB

Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional, Kementerian PUPR Manfaatkan Aspal Buton

Tahun 2020 penggunaan Asbuton dilakukan pada jalan sepanjang 793 Km yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia dengan volume kebutuhan sekitar 42.000 ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Presiden Jokowi

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:31 WIB

Jokowi Ajak Pemuda Tekuni Pertanian, Mentan Dorong Modernisasi

Presiden Joko Widodo mengajak kalangan muda Indonesia kembali menekuni dunia pertanian. Menurut Presiden, hanya dengan cara itu negara ini kembali berjaya dan merdeka atas hasil tani yang sangat…

Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:00 WIB

Kementerian PANRB-KOICA Lakukan Pelatihan Manajemen Talenta

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali melakukan kerja sama dengan pemerintah Republik Korea melalui Korea International…

Pembangunan Sabo Dam

Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:47 WIB

Kurangi Risiko Bencana Banjir Lahar Gunung Merapi, Kementerian PUPR Bangun Tujuh Sabo Dam Baru

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Sabo Dam dibangun untuk menahan dan mengurangi kecepatan aliran lahar yang membawa material vulkanik sehingga dapat meminimalisir risiko bencana banjir…