Jadi Lokasi Isolasi Mandiri, Kemenparekraf dan Kemenkes Finalisasi Kesiapan Sejumlah Hotel di Jakarta

Oleh : Ridwan | Selasa, 22 September 2020 - 08:30 WIB

Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan hotel di Jakarta
Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan hotel di Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Program pendukungan reaktivasi industri perhotelan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk isolasi mandiri pasien Konfirmasi Tanpa Gejala memasuki tahap finalisasi dari Kementerian Kesehatan untuk melihat kesiapan hotel menerima pasien. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan, hingga saat ini dukungan dari industri perhotelan untuk program ini semakin tinggi. Hal ini menunjukkan kerja sama yang kuat dari industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam upaya menekan penyebaran COVID-19. 

"Industri hotel harus dapat mengikuti assessment yang disyaratkan Kementerian Kesehatan. Kesiapan hotel harus dapat dipastikan Kementerian Kesehatan agar jangan sampai justru terjadi klaster baru," kata Wishnutama Kusubandio dalam keterangan resminya di Jakarta (21/9/2020).

Hingga saat ini, terangnya, sudah ada 30 hotel di DKI Jakarta yang siap untuk bekerja sama. Kemenparekraf bersama Kemenkes juga sedang menyusun Standard Operating Procedure (Flowchart) mengenai mekanisme pelaksanaan, terkait bagaimana prosedur masyarakat yang positif terinfeksi COVID-19 namun tanpa gejala bisa check-in di hotel-hotel yang telah ditentukan. 

Kemenparekraf akan menyiapkan dan menanggung biaya akomodasi berupa minimal hotel sekelas atau setara bintang 3, termasuk konsumsi serta layanan binatu tiap harinya. 
Sementara Kemenkes akan menangani keperluan medis seperti biaya obat, ambulans juga kunjungan dokter. 

"Pemilihan hotel yang kami siapkan berdasarkan masukan dari PHRI. Selain usulan PHRI tersebut, bagi hotel yang sudah siap silakan kirim pengajuan ke Kemenparekraf/Baparekraf untuk selanjutnya ditinjau oleh Kemenkes," ungkapnya.

Deputi  Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mengatakan, program ini akan difokuskan terlebih dahulu di Jakarta, kemudian menyusul beberapa provinsi lain di Indonesia hingga Desember 2020. 

"Syarat untuk hotel yang menjadi mitra yaitu tidak boleh menerima tamu lain kecuali pasien konfirmasi tanpa gejala," terang Nia. 

Sementara Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Bidang Krisis Kesehatan, dr. Iwan Trihapsoro yang ditunjuk sebagai PIC Kemenkes untuk program ini mengatakan, diperlukan adanya pelatihan untuk karyawan hotel agar mereka tidak takut namun tetap waspada. 

Pihak Kemenkes juga berpandangan bahwa petugas hotel dengan komorbid disarankan untuk tidak berhubungan langsung dengan pasien konfirmasi tanpa gejala, atau bisa mendapat kebijakan bekerja dari rumah (WFH) oleh manajemen hotel sehingga memerlukan koordinasi lebih lanjut. 

Nantinya, dr. Iwan menjelaskan, setiap orang yang positif COVID-19 namun tanpa gejala bisa langsung datang ke hotel dengan membawa KTP/kartu keluarga dan hasil SWAB positif. Namun sebelumnya masyarakat yang akan menggunakan fasilitas isolasi mandiri ini diharuskan untuk meminta rujukan ke Puskesmas terlebih dahulu.

"Alur pasien adalah membawa hasil SWAB positif, check in hotel, diisolasi selama 14 hari. Selama di hotel akan ada visit dokter dan dilaksanakan pendataan dengan cut off time yang akan ditentukan. Dalam masa isolasi tersebut, pasien tidak diperbolehkan meninggalkan hotel dan menerima tamu," kata dr. Iwan.  

Dengan dukungan tambahan hotel sebagai akomodasi isolasi mandiri ini, kedepannya pasien konfirmasi tanpa gejala dan dengan gejala ringan diharapkan tidak melakukan isolasi mandiri di rumah, sehingga tidak berpotensi menularkan kepada keluarga maupun orang sekitar. 

"Semoga langkah ini menjadi salah satu upaya yang efektif dari pemerintah untuk menekan laju penyebaran COVID-19," kata dr. Iwan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Parjurit Marinir Petarung Beruang Hitam Terlibat Pengamanan Unras Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2020 - 06:00 WIB

Parjurit Marinir Petarung Beruang Hitam Terlibat Pengamanan Unras Jakarta

Prajurit Marinir Beruang Hitam, Kompi II dibawah pimpinan Lettu Mar Cahyo Sugesang mewakili Dan SSY VI dengan Komandan SSY Letkol Mar James Munthe, M. Tr(Hanla) berhasil mengajak demonstran…

Satgas Yonif 413/Bremoro Amankan Oknum Penyakit Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:30 WIB

Satgas Yonif 413 Bremoro Amankan Oknum Penyakit Masyarakat

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif MR 413/Bremoro Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan bahwa pemuda berinisial JH itu ditangkap dan diamankan ketika membawa ganja yang disamarkan dalam…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:00 WIB

KKSB Papua Hadang dan Tembaki Patroli TNI

Dijelaskan Kapen Kogabwilhan III, penghadangan dan penembakan brutal yang dilakukan KKSB tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIT, Distrik Sarambakon tepatnya sekitar 15 meter lewat jembatan kayu…

Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

Rabu, 21 Oktober 2020 - 04:30 WIB

Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

Menerima perintah Dansatgas, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat yang juga menjabat selaku Wadansatgas segera menyiapkan personelnya termasuk menghubungi dari pihak Bea dan Cukai Jayapura yang…

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir Amankan Unras di Surabaya

Rabu, 21 Oktober 2020 - 04:00 WIB

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir Amankan Unras di Surabaya

Danmenart 2 Mar Kolonel Marinr Aris Budiadi, S.Pi., dalam arahannya mengatakan bahwa tugas yang diemban oleh prajurit Korps Marinir sesuai Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tugas…