INDUSTRY.co.id, Yogyakarta - Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata unggulan milik Indonesia ini tidak habis berkerasi, pasalnya kota yang terkenal akan budaya itu terus membuat suatu gagasan yang terbaru untuk memajukan kotanya.
Seperti yang banyak orang tahu, Jalan Malioboro menjadi salah satu ikon daya tarik di Yogyakarta. Malioboro merupakan bagian dari garis antara Gunung Merapi, Tugu, Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pantai Selatan. Nah untuk Malioboro sendiri, terletak di antara Tugu dan Keraton.
Kini, Malioboro pun terus dibenahi mulai dari infrakstruktur dan fasilitasnya, mulai dari jalan yang menjadi pusat berbelanja khas Yogyakarta itu sudah memiliki trotoar yang memanjakan pejalan kaki.
Istimewanya, Malioboro akan ada toilet khusus di dekat Malioboro dan toilet ini berada di bawah permukaan alias underground.
Menurut Larasati selaku person in charge (PIC) Borobudur dan Joglosemar dari Pokja Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menuturkan, proyek toilet underground bintang lima itu sudah memasuki tahap penggalian, melalui siaran pers Kementerian Pariwisata, Selasa (25/4/2017)
“Penggalian ditargetkan selesai dalam dua pekan pada Minggu 28 April nanti,” ujarnya.
Laras menambahkan, lokasi proyek toilet underground di Taman Parkir Senopati. Penggalian untuk toilet underground itu sampai kedalaman enam meter.
“Total akan ada 20 toilet, yakni 12 toilet Perempuan, dan dua toilet bagi difabel dan enam toilet untuk laki-laki,” sambungnya.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya sangat getol membuat pernyataan tentang pentingnya toilet bersih di kawasan wisata. Menurutnya, persoalan toilet sering terabaikan.
Padahal, tambah Menpar, wisatawan juga butuh toilet yang bersih. Sebab, higienis merupakan unsur penting untuk menarik wisatawan.
"Toilet sangat berpengaruh terhadap higienitas dan penting sekali buat pariwisata. Toilet harus diperbanyak di setiap destinasi wisata. Pokoknya, toilet harus bersih," pungkas Menteri Pariwisata, Arief Yahya.