Enggan Ddikte Bangsa Asing, Komisi IX Desak Pemerintah Buat Vaksin Mandiri: Ini Soal Harga Diri Bangsa

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 10 September 2020 - 09:50 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. Foto : Ria/Man
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. Foto : Ria/Man

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyambut baik Keputusan Presiden Nomor 18 tahun 2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19.

“Meskipun sebenarnya sedikit terlambat bila dibandingkan negara lain, tapi kita tetap mengapresiasi keputusan ini. Ini demi anak bangsa, karena itu tim nasional percepatan pengembangan vaksin ini wajib didukung semua pihak,” kata Rahmad dalam keterangan pers yang diterima redaksi Industry.co.id pada Kamis (10/9).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menjelaskan keterlambatan yang dimaksud soal support Pemerintah, dalam hal ini anggaran yang tersedia untuk melakukan serangkaian penelitian guna melakukan penelitian guna menemukan vaksin Covid-19 sangat terbatas.

“Kan anggaran yang tersedia untuk penemuan vaksin sangat terbatas, sementara porsi untuk vaksin ini sangat signifikan,” kata Rahmad.

Dikatakannya, bila anggaran memungkinkan, maka kolaborasi anak bangsa, perguruan tinggi, akademisi lembaga penelitian bisa bergotong royong menemukan vaksin Covid-19.

“Saya kira anggaran yang memadai akan mendorong semangat penemuan vaksin akan semakin bagus,” ujarnya.

Tak hanya itu, menurutnya dengan adanya Tim Percepatan Pengembangan Vaksin ini membuktikan bahwa Indonesia bisa mandiri, menemukan dan menciptakan vaksin sendiri.

“Ini juga menyangkut harga diri bangsa. Selain itu penciptaan vaksin bisa berefek bagus terhadap masa depan bangsa, terutama perekonomian dan anggaran. Karena dengan penemuan kita ini tentu akan berimplikasi efisiensi anggaran,” jelasnya.

Menurut Rahmad, bila anak bangsa berhasil menemukan vaksin, ini berarti Indonesia sebagai bangsa mandiri, sehingga tidak bisa didikte negara asing yang sudah terlebih dahulu menemukan vaksin.

“Tentu dengan penemuan vaksin, kita bisa memenuhi kebutuhan dinegara sendiri. Kita bisa menghindar dari  perusahahan-perusahaan  vaksin yang  berorientasi bisnis semata,” tegasnya.

Untuk itu, Ia juga meminta segenap anak bangsa untuk ikut berdoa agar secepatnya vaksin ditemukan.

“Jika saatnya nanti anak bangsa bisa membuat vaksin sendiri, tentu kita sebagai umat  bisa membantu negara-negara lain yang kesusahan,” pungkas Rahmad.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Akan Ekspor EBT ke Negara Manapun

Terkait dengan Energi Baru Terbarukan (EBT), Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia belum akan melakukan ekspor EBT ke negara manapun. Menurutnya, pemerintah Indonesia akan fokus terlebih dahulu…

Pameran lukisan bertajuk Wanderlust Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 - 18:35 WIB

Sambut G20 & Dukung Ekonomi Kreatif, KEK Morotai Gelar Pameran Lukisan Bertajuk "Wanderlust Indonesia"

Menyambut G20 yang diadakan di Indonesia pada bulan November 2022 sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2022 dan mendukung ekonomi kreatif, salah satu anak usaha PT Jababeka…

Glamshine Kosmetik Luncurkan Produk Terbaru Aqua Beads

Jumat, 20 Mei 2022 - 18:10 WIB

Glamshine Kosmetik Luncurkan Produk Terbaru Aqua Beads

Glamshine kosmetik resmi mengeluarkan produk terbaru dengan nama Aqua Beads yang akan di luncurkan pada tanggal 20 Mei, 2022 di Chakra venue & lounge, The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD) Kota…

Petugas Dokter dan Perawat tangani Virus Corona (ist)

Jumat, 20 Mei 2022 - 17:54 WIB

PDSI Dibentuk, Komisi IX Akan Bahas RUU Praktik Kedokteran

Jakarta-Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran bakal dibahas. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari mengatakan, penggodokan payung hukum praktik kedokteran itu…

MenkopUKM Teten Masduki

Jumat, 20 Mei 2022 - 17:20 WIB

Tahun ini, Menteri Teten Pastikan UMKM Siap Bangkit dari Pandemi

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki memastikan pada tahun 2022 UMKM sudah siap bangkit dari pandemi COVID-19.