Tok! UEA Keluarkan Dekrit, Resmikan Hubungan Damai dengan Israel

Oleh : Kormen Barus | Senin, 31 Agustus 2020 - 06:27 WIB

Israel berharap upacara penandatangan normalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA) dapat digelar September mendatang. Foto/REUTERS
Israel berharap upacara penandatangan normalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA) dapat digelar September mendatang. Foto/REUTERS

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Melansir ABC News pada Sabtu (30/8/2020), Uni Emirat Arab di jembatani Amerika Serikat ( AS)mengeluarkan dekrit yang secara resmi mengakhiri boikot negara itu terhadap Israel.

Jadi dengan adanya dekrit tersebut, maka hubungan perdagangan antara UEA dengan Israel dapat terbuka luas, misal UEA dengan hasil minyak, industri konstruksi, dan Israel dengan berlian, produk farmasi dan rintisan teknologi.

Pengumuman tersebut adalah tindak lanjut memperkuat kesepakatan normalisasi pada 13 Agustus lalu, yang membuka hubungan antara kedua negara, yang mengharuskan Israel menghentikan rencana kontroversialnya, untuk mencaplok tanah Tepi Barat yang didudukinya dan diinginkan oleh Palestina.

Namun, Palestina sejauh ini mengkritik kesepakatan itu dan menilainya justru sebagai jalan untuk melemahkan salah satu dari sedikit tawar-menawar yang sempat berjalan dengan Israel, yaitu negosiasi perdamaian yang hampir mati.

Kantor berita milik pemerintah, WAM, mengatakan, keputusan yang secara resmi mengakhiri boikot itu datang atas perintah Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, penguasa Abu Dhabi dan pemimpin Emirates. WAM mengatakan keputusan baru itu memungkinkan Israel dan perusahaan Israel untuk berbisnis di UEA, sekutu federasi AS, dari 7 kerajaan syekh di Semenanjung Arab. Ini juga memungkinkan untuk pembelian dan perdagangan barang Israel. Keputusan hukum baru tersebut datang dalam upaya UEA untuk memperluas kerja sama diplomatik dan komersial dengan Israel, kata WAM. Ini menjabarkan "peta jalan menuju peluncuran kerjasama bersama, yang mengarah pada hubungan bilateral dengan merangsang pertumbuhan ekonomi dan mempromosikan inovasi teknologi.

 

“Dampak Perjanjian Damai UEA-Israel Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik keputusan itu. “Ini langkah penting untuk memajukan perdamaian dan kemakmuran di kawasan,” ujarnya, melansir kompas.com.

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan UEA "merupakan langkah penting menuju perdamaian, yang akan menghasilkan pencapaian ekonomi dan komersialitas yang substansial bagi kedua pihak, sekaligus memperkuat stabilitas di kawasan."

Beberapa perusahaan Israel telah menandatangani kesepakatan dengan mitra UEA. Namun, pembatalan hukum tersebut memperlebar kemungkinan usaha patungan lainnya, seperti di penerbangan atau di perbankan dan keuangan. Bandara Internasional Dubai, yang menjadi pusat maskapai penerbangan jarak jauh Emirates, telah menjadi yang tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional selama bertahun-tahun. Pusat Keuangan Internasional Dubai juga menampung perusahaan-perusahaan besar yang berdagang pada jam-jam antara pasar Asia dan Eropa. Dubai sudah memiliki pasar emas utama dan perdagangan berlian yang terus berkembang. Perusahaan Emirat kemungkinan juga ingin mengakses pengetahuan teknologi Israel.

Beberapa sudah memiliki bahkan sebelum kesepakatan dengan perusahaan keamanan siber, DarkMatter, yang dilaporkan mempekerjakan peretas terlatih untuk militer Israel. Pada Senin (31/8/2020), penerbangan komersial langsung pertama oleh maskapai penerbangan utama Israel, El Al, diharapkan berada di Abu Dhabi, membawa pejabat AS dan Israel termasuk menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner. Panggilan telepon sudah dapat dilakukan antar negara.

Efek Perjanjian Damai Keputusan tersebut secara resmi menghapus UU 1972 tentang pembukuan UEA sejak negara itu terbentuk. UU itu mencerminkan sikap yang dipegang secara luas oleh negara-negara Arab pada saat itu bahwa pengakuan Israel hanya akan datang setelah Palestina memiliki negara merdeka mereka sendiri.

Hanan Ashrawi, seorang pejabat senior Palestina, mengkritik dekrit UEA pada Sabtu ini, yang meremehkan upaya gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi yang menargetkan Israel. Israel menuduh aktivis BDS berusaha mendelegitimasi keberadaannya.

"Sementara (hashtag) BDS terbukti menjadi alat yang efektif untuk perlawanan damai & bertanggung jawab, investasi etis dan tanggung jawab konsumen untuk meminta pertanggungjawaban Israel, ini terjadi!" Tulis Ashrawi di Twitter. Hamas, kelompok militan Islam yang memerintah Jalur Gaza sejak merebutnya pada 2007, telah menegaskan kembali penolakannya terhadap kesepakatan UEA-Israel dan mengakhiri boikot. Keputusan itu "meningkatkan normalisasi dengan pendudukan Israel dan melegitimasinya di tanah Palestina," kata pejabat Hamas Bassem Naim.

Menurut analis senior Teluk di International Crisis Group, Elham Fakhro mengatakan perjanjian Israel-UEA hanya menunjukkan keinginan UEA untuk memajukan hubungan dan memaksimalkan manfaat potensinya, seperti perdagangan di tengah perlambatan ekonomi.

“Keputusan tersebut mengirimkan pesan yang jelas bahwa UEA berkomitmen pada keputusannya untuk menormalisasi hubungan dengan Israel,” kata Fakhro. (sumber kompas.com).

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Seruan Masyarakat Menyelamatkan Tanah

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:52 WIB

Seruan Masyarakat Untuk Menyelamatkan Tanah Bergaung di Kota-Kota Besar Indonesia

Desakan ini terus menggaung seiring dengan diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP15 Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Melawan Desertifikasi (UNCCD) di Abidjan, Pantai Gading, 9-20…

Danau Tekapo, Selandia Baru (www.tripzilla.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:45 WIB

Mulai Juli 2022, Selandia Baru Buka Perbatasan sepenuhnya untuk Wisatawan Asing

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern baru-baru ini mengumumkan bahwa negara itu akan sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya mulai 31 Juli 2022. Hal yang serupa juga berlaku…

Tim Indonesia, Arabic Braille Converter

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:44 WIB

Bikin Bangga, Tim Indonesia Masuk Lima Besar Hackathon Microsoft AI for Accessibility Tingkat Asia Pasifik

Tim dari Indonesia, Arabic Braille Converter, berhasil terpilih sebagai lima besar kompetisi Hackathon Microsoft AI for Accessibility (AI4A) tingkat Asia Pasifik. Di tahun ketiganya, Hackathon…

 Maybank Indonesia Hadirkan Solusi untuk Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

Terungkap Cara Maybank Indonesia Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank menggiatkan kembali produk pembiayaan properti yang ditujukan bagi seluruh…

Peresmian PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau Beroperasi, Daya Kelistrikan Sumatera Bakal Naik Jadi 7.266 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau telah diresmikan pada Kamis (12/5/2022).