PHRI Bali Harapkan Zonasi Pembangunan Hotel

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 19 April 2017 - 14:23 WIB

Ilustrasi Hotel di Bali (Andrew Brownbill/Getty Images)
Ilustrasi Hotel di Bali (Andrew Brownbill/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Gianyar - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali mengharapkan adanya zonasi pembangunan hotel karena jumlah akomodasi terus bertambah tetapi tidak sebanding dengan wisatawan yang datang.

Ketua PHRI Bali Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam rapat kerja daerah perhimpunan itu di Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (18/4/2017)  mengungkapkan topik zonasi pembangunan perhotelan itu menjadi pembahasan dalam pertemuan tahun ini dan akan dibawa ke pertemuan tingkat nasional untuk dicarikan solusi.

Menurut dia, ketidakseimbangan antara jumlah akomodasi dengan wisatawan yang datang tersebut menimbulkan perebutan pasar sehingga menyebabkan pelaku perhotelan banting harga dan berpengaruh terhadap harga kamar yang semakin menurun.

Pria yang akrab disapa Cok Ace itu mengatakan banyaknya akomodasi hingga hotel non-bintang dan hotel murah memberi dampak pada penurunan hotel berbintang yang diprediksi hingga 5-8 persen.

"Ini akibat dari tidak terkontrolnya pembangunan akomodasi, kemudian tidak ada zonasi, sehingga semuanya tidak tertata dengan baik," ucapnya.

Cok Ace berharap pemerintah bisa mempertimbangkan dan mengajak asosiasi, khususnya dalam penentuan atau pengeluaran izin akomodasi baru, sehingga pembangunan itu terkontrol dan pertumbuhan pariwisata Bali merata dengan tingkat okupansi hotel semakin membaik.

Selain terkait zonasi, beberapa isu yang dibahas pada pertemuan itu di antaranya peraturan tenaga kerja kontrak dan perkembangan pariwisata Bali terkini. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chatuchak Weekend Market (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 21:00 WIB

Penting Dicatat Para Shopaholic! Enam Destinasi Belanja di Seluruh Dunia

Ada banyak cara untuk mengangkat suasana hati seseorang, namun terapi ritel tidak diragukan lagi merupakan pilihan populer di antara banyak orang Indonesia, terutama ketika mereka bepergian.

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Jumat, 19 April 2019 - 19:00 WIB

Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Perlu Peningkatan Pendidikan Vokasi

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, mutu dan relevansi pendidikan tinggi vokasi terhadap industri perlu ditingkatkan, agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tenaga profesional dalam industri…

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 17:00 WIB

Industri Pariwisata, Andalan PAD Kabupaten Agam Sumbar

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp140 juta dari tiga objek wisata milik pemerintah setempat selama 2019.

CK Fong Presiden Direktur Treasure Bay Bintan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 15:00 WIB

Setahun, Treasure Bay Bintan Dikunjungi 180 Ribu Wisatawan

Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata Lagoi, Bintan masih menjadi objek wisata unggulan di Pulau Bintan bahkan di Kepri. Pada 2018 saja, resort yang dibangun dilahan seluas 338…

Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 14:00 WIB

Solusi Hunian Baru, Meikarta Pasarkan Unit Baru Seharga Rp280 Juta

Meikarta, hunian yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali memasarkan unit barunya dengan harga mulai Rp280 juta sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mencari hunian…