Wuih, Penyemprotan Basmi Hama di Tanjab Timur

Oleh : Wiyanto | Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:08 WIB

Pengendalian hama lewat penyemprotan
Pengendalian hama lewat penyemprotan

INDUSTRY.co.id - Jambi-Pertengahan Juli lalu petani bersama dengan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melakukan pengamatan rutin di area pertanaman padi Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan indikasi serangan hama wereng coklat.

Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) merespon cepat dengan melakukan langkah-langkah pengendalian. Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan di tingkat lapang.

"Hal ini harus cepat dilakukan guna membantu petani yang terdampak serangan tersebut. Sesuai arahan Menteri Pertanian dalam menjaga dan meningkatkan produksi pangan, permasalahan di lapangan harus cepat diselesaikan. Masalah pangan adalah tugas negara," tegas Suwandi di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Kepala Subdirektorat Pengendalian OPT Serealia, Ditjen Tanaman Pangan, Kementan, Abriani Fensionita meminta kepada seluruh rekan-rekan POPT, Penyuluh dan petugas lapangan lainnya untuk aktif melakukan pengamatan OPT secara rutin bersama-sama dengan petani. Jika ditemukan serangan hama agar segera laporkan sehingga hal tersebut cepat tertangani dan tidak terjadi ledakan serangan hama.

“POPT, PPL, dan petugas lapangan lainnya harus bersama-sama mendampingi petani agar petani bisa panen tanpa gangguan hama dan produksi pangan kita tercapai” tutur Abriani.

Perlu diketahui, respon cepat pemerintah menangani permasalahan hama dan penyakit tanaman selaras dengan pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Syahrul meminta seluruh jajaran Kementan dari pusat sampai daerah harus bahu membahu untuk turut serta aktif ke lapangan.

"Semua harus bergerak membantu petani mengamankan produksi padi dari ancaman serangan hama wereng ataupun hama lainnya yang mengancam produksi pangan nasional," kata Syahrul.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjung Jabung Timur, Sunarno memimpin langsung gerakan pengendalian wereng coklat dan memberikan bantuan pestisida untuk penyemprotan massal hama wereng coklat.

Sunarno menyatakan gerakan pengendalian hama wereng coklat diawali dengan kegiatan bimbingan teknis kepada petani tentang tata cara pengendalian hama wereng coklat. Bimbingan teknis ini penting dilakukan agar petani mengerti bagaimana cara yang efektif mengendalikan hama wereng coklat.

“Untuk mengantisipasi serangan hama wereng dan hama lainnya pemerintah siap merespon cepat dan menyediakan sarana pengendalian yang dibutuhkan”, ujar Sunarno di hadapan petani saat mengawali kegiatan gerakan pengendalian wereng coklat.

Gerakan pengendalian wereng coklat ini dilaksanakan di Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjabtim, Kabid Tanaman Pangan, Koordinator tingkat kabupaten POPT Tanjabtim, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian, Babinsa, petugas POPT, petugas penyuluh lapangan, ketua kelompok tani dan anggota kelompok tani desa Simpang Datuk.

Kortikab POPT Muntaha menjelaskan pestisida adalah racun bagi hama wereng coklat sehingga akan efektif jika penyemprotannya diarahkan ke arah bawah, batang/pangkal tanaman padi. Insektisida ini akan bekerja dengan baik jika terkena atau kontak langsung dengan hama sasaran.

"Racun tersebut akan masuk ke jaringan tubuh hama target, selanjutnya akan terjadi gangguan fungsi organ tubuh yang berakibat pada kematian. Selain itu, jika racun ini tertelan oleh hama akan merusak sistem pencernaan,” ujarnya kepada petani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…