INDUSTRY.co.id - Jakarta-Secara teknikal IHSG bergerak menguji support Moving Average 5 hari dan lanjut pengujian movinga average 20 hari. Secara indikator stochastic dan RSI momentum pergerakan IHSG terkonsolidasi pada area dekat overbought tertekan dengan power volume penjualan yang cukup tinggi.
"Sehingga kami perkirakan pada awal pekan IHSG bergerak mencoba tutup kembali kuat diatas moving average sebagai konfirmasi penguatan lanjutan dengan support resistance 5035-5290," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Senin (27/7/2020).
Saham-saham yang mulai dapat dicermati secara teknikal diantaranya; CPIN, WIKA, JPFA, HMSP, ADRO.
Sebelumnya, IHSG (-1.21%) turun lebih dari sepersen 62.02 poin kelevel 5082.99 dengan saham-saham pada sektor konsumsi (-1.86%) dan Aneka Industri (-1.76%) menjadi penekan IHSG hingga akhir sesi perdagangan. Selain dampak dari sentimen regional asia dan global mengenai kekhawatiran perluasan konflik AS dan China yang kembali memanas, Saham ICBP (-2.39%) dan INDF (-3.72%) menjadi penekan pada sektor konsumer karena pada hari ini merupakan ex-date dividennya. ICBP akan membagikan dividen sebesar 215 rupiah perlembar dan INDF sebesar 278 rupiah perlembar.