INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menjadi rujukan Nasional dalam penanganan Covid-19. 

Advertisement

"Sumbar berprestasi karena unggul dalam mengendalikan wabah virus covid-19 dumana sinergitas menjadi kunci keberhasilan ranah minang tersebut," ungkap Nevi melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Selasa (21/7).  

Asal tau saja, Keberhasilan Sumbar dalam penganganan Covid-19, sudah mendapatkan pengakuan dari Presiden RI Joko Widodo saat forum pertemuan Gubernur seluruh Indonesia. 

Advertisement

"Sumbar sebagai salah satu dari lima provinsi terbaik dalam menangani Covid-19 dan serapan anggaran penanganan wabah ini sudah sesuai dengan harapan yang terbukti daerah ini menjadi tempat yang aman sehingga membuka diri untuk dikunjungi, ujar Nevy mengutip ungkapan Presiden Jokowi Di forum Gubernur tersebut.

Menurutnya, peran para tokoh Sumatera Barat yang selalu bersinergi dengan pemerintah daerah merupakan kunci utama keberhasilan propinsi ini dalam menghadapi wabah. 

Advertisement

Salah satunya adalah sinergi dokter Andani Eka Putra dan Pemprov yang menggunakan pool test,  bukan rapid test dimana test dilakukan dengan PCR Swab Test yang dilakukan dengan cepat dengan kapasitas  sangat besar yakni 3.500 sehari.  

Saat ini, Gubernur juga telah membuka diri untuk daerah Sumbar sebagai tujuan Wisata. 

Advertisement

Dimana Wisatawan asing maupun wisatawan Nusantara sudah mulai mendatangi Sumbar.

Pembukaan wisata tersebut juga harus dibarengi dengan menaati protokol standar kesehatan yang tinggi.

Dari kunjungan para wisatawan diharapkan kegiatan ekonomi dapat bangkit kembali di Sumbar.

menurut Nevy, potensi wisata Sumbar merupakan andalan provinsi ini untuk menggerakkan ekonomi seluruh masyarakatnya.  

"Sekali lagi , saya apresiasi pada prestasi Sumbar ini dalam penanganan Covid-19, dan bagi seluruh warga sumbar yang pada moment iedul fitri kemaren tidak dapat pulang kampung, yang sedang di rantau dipersilahkan pulang di hari raya Idul Adha atau hari raya Qurban,” tutup Nevy.