INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk memperkuat rantai pasok di sektor industri sepeda, dari hulu sampai hilir.
"Kami ingin nantinya semua komponen sepeda bisa diisi oleh industri dalam negeri, termasuk sektor industri kecil menengah (IKM)," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Sabtu (18/7/2020).
Guna mencapai sasaran tersebut, Kemenperin akan melakukan program pembinaan dan mengeluarkan sejumlah kebijakan strategis seperti penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Kami akan bentuk task force-nya untuk mengetahui produk apa saja yang sudah diproduksi di dalam negeri dan yang akan didorong untuk diproduksi di dalam negeri," jelas Agus.
Kemenperin juga akan aktif berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, misalnya guna menjaga ketersediaan bahan baku.
"Industri sepeda ini pun perlu mendapat kepastian untuk mendapat pasokan bahan bakunya, termasuk bahan baku lokal harus bisa bersaing dari sisi harga," tambahnya.
Menperin menilai, tren penggunaan sepeda di masyarakat tidak akan surut, malah akan cenderung terus naik. Sebab, bersepeda sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar masyarakat. Apalagi, di tengah kondisi pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang bersepeda ingin menjaga kesehatannya.
"Jadi, tren bersepeda ini tidak akan hilang. Untuk itu, lifestyle ini perlu dijaga, dan tentu kami berharap kepada pemerintah daerah juga mendukung upaya ini dengan menyiapkan infrastruktur penunjangnya, seperti jalur sepeda di kotanya masing-masing," paparnya.
Apabila langkah tersebut berjalan baik, Agus meyakini, bakal terciptanya lingkungan bersih dari emisi kendaraan dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
"Oleh karenanya, penggunaan sepeda sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan perlu didukung banyak pihak. Kami juga mendorong para pekerja nantinya bisa bersepeda," imbuhnya.