Catat! Agar TidakTertular COVID-19 dari Udara dan AC Ruangan, Ini Lima Pesan Dokter Reisa

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 15 Juli 2020 - 09:58 WIB

Dokter Reisa Tim Gugus Tugas Nasional
Dokter Reisa Tim Gugus Tugas Nasional

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan, beberapa hari belakangan ini muncul kekhawatiran masyarakat terkait dengan penularan COVID-19 yang disebarkan melalui udara atau airborne. 

Meskipun penelitian mengenai konteks tersebut terus dikaji, setiap individu perlu tetap waspada dan siap siaga untuk mengantisipasi potensi penularan, khususnya terkait peredaran udara di ruang tertutup berpendingin atau air conditioner (AC).

Dokter Reisa berpesan, pertama, ventilasi atau sirkulasi udara dalam ruangan harus benar-benar diperhatikan. 

“Maka, pastikan ruang kerja atau ruang tempat kita beraktivitas memiliki sirkulasi udara yang baik dan mendapatkan sinar matahari,” ujar dr. Reisa pada konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, (14/7). 

Kedua, pastikan menjaga jarak di dalam ruangan dan hindari ruangan yang terlalu banyak orang. 

Ketiga, selalu pakai masker selama masih berada di luar rumah atau di tempat umum termasuk di ruangan kantor. 

Keempat, hindari memegang permukaan benda yang kotor digunakan bersama dengan orang lain. 

“Segera mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer, bila terlanjur memegang permukaan benda tersebut dan jangan menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi. Ingat, mata pun memiliki saluran langsung menuju ke saluran pernapasan," jelas Reisa.

Lalu kelima, bersihkan permukaan-permukaan benda yang ada di sekitar ruangan dengan cairan desinfektan secara teratur. 

Sementara itu, dalam suatu penelitian, transmisi lewat udara dapat terjadi pada prosedur yang menimbulkan aerosol seperti di fasilitas kesehatan, seperti melalui bronkoskopi, intubasi trakea, pemberian tekanan pada dada saat resusitasi jantung dan kegiatan serupa lainnya. 

Dokter Reisa lalu mengatakan, percikan air liur atau droplets yang dikeluarkan terjadi ketika seseorang itu batuk, bersin, berbicara atau bahkan bernyanyi. 

WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol, yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama. 

Menurutnya, teori menunjukkan bahwa sejumlah droplets pernapasan dapat menghasilkan aerosol. Aerosol sendiri itu adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil, sehingga dapat melayang di udara.

“Saya ulangi lagi, droplets adalah buliran dengan ukuran partikel lebih dari 5 mikrometer. Sedangkan aerosol ukurannya lebih kecil lagi, yakni kurang dari 5 mikrometer. Dan airborne adalah penularan via aerosol dalam jarak jauh,” ujarnya. 

Di akhir, Reisa memberikan tips tambahan untuk pencegahan penularan COVID-19. Kita harus memakai masker dengan benar. 

“Pastikan tidak memegang bagian luar, pastikan hanya memegang tali saat mencopot masker. Tidak diturunkan ke dagu, apalagi jarang mengganti masker. Ingat, ganti masker setiap 4 jam sekali, atau apabila basah atau lembab. Ini penting sekali diperhatikan agar terhindar dari infeksi kuman yang menempel pada masker,” katanya.

"Penggunaan air purifier dan atau lampu dengan sinar ultraviolet C, itu juga akan membantu mengurangi risiko penularan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:46 WIB

Triwulan III 2020, Regulator Jasa Keuangan Tetap Waspada Nasib Perekonomian

Memasuki triwulan III 2020, KSSK terus memperkuat koordinasi kebijakan di antara anggota KSSK dengan meningkatkan kewaspadaan mengantipasi dampak penyebaran Covid-19 yang masih tinggi terhadap…

Migas Ilustrasi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:53 WIB

Seberapa Menarik Wilayah Kerja Migas Ditawarkan Cost Recovery atau Gross Split ?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menjaga agar aktivitas dan investasi hulu migas tetap berjalan optimal di tengah tantangan pandemi global dan penurunan harga minyak bumi…

MenkopUKM Teten Masduki saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo Yogyakarta

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:45 WIB

Omzetnya Turun 80%, MenkopUKM Teten Bakal Ringankan Cashflow para Pedagang Pasar Beringharjo

Sejumlah pedagang di Pasar Beringharjo Yogyakarta mencurahkan isi hatinya di hadapan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki.

Ilustrasi Pergerakan Saham

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:30 WIB

Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen, IHSG Justru Berakhir Menguat 1,03 Persen

BPS merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen dibading periode yangs ama pada tahun sebelumnya, justru perdagangan Indeks Harga Saham…

Kepala BKF Febrio Kacaribu.

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:20 WIB

Simak! Ini Rencana Pemerintah Jaga Perbaikan Ekonomi Kuartal 3 Tahun 2020

Kepala BKF Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa memasuki semester kedua indikasi kinerja ekonomi mulai menunjukkan tren perbaikan, begitu juga secara global. "Indikasi pemulihan…