Suryacipta Kepincut Kembangkan kawasan industri Subang Jadi Pusat Industri Manufaktur

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:00 WIB

Suryacipta Melihat Prospek Kawasan Industri di Subang
Suryacipta Melihat Prospek Kawasan Industri di Subang

INDUSTRY.co.id - Subang - Dijuluki sebagai kota nanas, Subang ternyata tidak hanya memiliki perkebunan nanas serta makanan olahan nanas yang melimpah ruah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018 terdapat 171 industri yang telah menunjukkan eksistensinya di Subang.

Mayoritas dari industri tersebut adalah tekstil dengan persentase 42% dari total industri yang ada. Industri lain pun turut meramaikan eksistensi industri di Subang, seperti industri kimia, pangan, kertas, logam, mesin dan perekayasaan, elektronik dan industri aneka.

Siapa sangka bahwa Subang juga memiliki fasilitas pengembangan dan produksi bahan peledak modern terbesar di ASEAN. Perusahaan milik pelat merah tersebut telah berdiri sejak tahun 1966 dan berlokasi di area pabrik energetic material center.

 PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), melalui anak usaha PT Suryacipta Swadaya melihat bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa Subang sudah tidak asing lagi dengan keberadaan industri manufaktur.

 Senior Marketing Manager PT Suryacipta Swadaya, Indra Wicaksana mengatakan jumlah industri di Subang diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya infrastruktur seperti pelabuhan Patimban dan akses logistik lainnya yang semakin menggugah minat para investor untuk mendirikan usahanya di Subang.

"Satu hal yang juga tak kalah menarik dari Subang bagi para investor yaitu Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) yang kompetitif serta jumlah tenaga kerja yang memadai," ungkapnya beberapa waktu lalu di Jakarta. 

 UMK Subang saat ini adalah yang terendah di Jawa Barat yaitu sekitar 2,9 juta. Apabila dibandingkan dengan 4 (empat) daerah industri lainnya di Jawa Barat, UMK Subang adalah 33% dibawah UMK rata-rata.

Melihat peluang tersebut, PT Suryacipta Swadaya selaku pengelola kawasan industri dengan pengalaman selama lebih dari 30 tahun telah bergerak cepat untuk melanjutkan kesuksesan di Karawang dengan mendirikan kawasan industri di Subang.

“Harapannya, kawasan industri berkonsep Smart & Sustainable Industrial Township dengan luas 2.000 hektar ini dapat mewadahi semua potensi yang ada di Subang dan membantu para investor untuk menemukan destinasi yang tepat dalam berinvestasi”, pungkas Indra.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:13 WIB

PerLKPP Baru Diterbitkan, Menteri Basuki : Pengadaan Barang dan Jasa Harus Kompetitif, Transparan, dan Akuntabel

Menteri PUPR Basuki mengatakan bahwa pada prinsipnya pengadaan barang dan jasa ini harus kompetitif, transparan, dan akuntabel karena Indonesia mempunyai ribuan penyedia jasa baik besar maupun…

Gelombang digitalisasi mendorong banyak pelaku UMKM untuk memperluas pasarnya

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:00 WIB

Pemanfaatan Digital Skills dengan Benar Selamatkan Bisnis di Masa Pandemi

Masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung setahun lebih yang berdampak pada bisnis dan perekonomian, serta dalam pemanfaatan digital ternyata mampu untuk membuat pelaku usaha dan UMKM bisa…

Sawah yang menguning siap panen

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:46 WIB

Apresiasi Pakar Pangan UB Untuk Indonesia Sebagai Anggota Dewan FAO

Pakar ketahanan pangan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Dr Sujarwo menyampaikan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan FAO yang…

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…