MenkopUKM Apresiasi Dapur Bersama GoFood Fasilitasi UMKM Naik Kelas

Oleh : Ridwan | Kamis, 09 Juli 2020 - 19:35 WIB

MenkopUKM Teten Masduki saat mengunjungi Dapur Bersama GoFood, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan
MenkopUKM Teten Masduki saat mengunjungi Dapur Bersama GoFood, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi dibukanya Layanan Dapur Bersama GoFood yang dianggap selaras dengan visi dan konsep Rumah Produksi Bersama yang digagas oleh KemenkopUKM.

"Saya menyambut baik model bisnis Dapur Bersama ini yang telah menjadi wujud nyata keberhasilan visi konsep Rumah Produksi Bersama yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk membantu UMKM menjalankan bisnisnya dan berkembang," kata Teten Masduki, saat mengunjungi Dapur Bersama GoFood, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (9/7/2020).

Dapur Bersama ini imbuhnya, merupakan contoh model dengan kesamaan visi dan manfaat dalam memfasilitasi kinerja positif UMKM melalui kelengkapan infrastruktur dasar untuk penghematan biaya operasional, jaringan UMKM yang terbangun, edukasi dan kelengkapan standar kebersihan, serta ekosistem yang mumpuni dan mendukung supply chain yang lebih efisien dan menguntungkan pelaku usaha.

"Kami mengimbau kepada para pelaku UMKM supaya beradaptasi dengan cepat dan berinovasi supaya tetap berdaya saing tinggi, sesuai perubahan dan tuntutan pasar. Untuk UMKM kuliner di Indonesia, layanan Dapur Bersama GoFood ini menjawab kebutuhan adaptasi, sekaligus mempersiapkan UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing tinggi. Saya mengapresiasi dan mendukung pengembangan model bisnis ini, sehingga lebih banyak UMKM yang dapat tumbuh bersama," harap Teten. 

Di tempat yang sama, Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan, Gojek hadir menjadi mitra terbaik untuk pertumbuhan bisnis UMKM Indonesia. 

Menurut Andre, Gojek konsisten memberikan solusi yang paling lengkap guna membantu pelaku UMKM beradaptasi di tatanan baru dan terus bertumbuh dengan memperluas pasar melalui proses digitalisasi. Mulai dari teknologi yang mempermudah manajemen operasional bisnis, layanan logistik dan pembayaran, hingga inovasi yang melampaui teknologi seperti pelatihan keterampilan dan fasilitas Dapur Bersama.

"Kami memberikan dukungan yang komprehensif kepada mitra UMKM yang merupakan bagian utama dari keluarga besar Gojek. Kami terus berupaya agar GoFood dapat terus menjadi mitra pertumbuhan andalan UMKM kuliner dengan menghadirkan inovasi menyeluruh yang tidak hanya membantu mereka mengembangkan bisnis lewat teknologi, namun juga menangkap peluang baru sesuai perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar," papar Andre. 

Dengan Dapur Bersama ini, lanjutnya, diharapkan UMKM bisa lebih cepat bangkit dan bisa mengelola biaya operasional yang lebih efisien. Dapur Bersama GoFood ini diharapkan bisa membantu menekan berbagai pengeluaran seperti biaya sewa dan ekspansi serta beban infrastruktur.

Dapur Bersama ini merupakan inovasi baru dari super app, terdepan di Asia Tenggara untuk mengakselerasi pertumbuhan skala usaha UMKM kuliner. 

Dapur Bersama adalah ruang kerja yang lengkap dengan fasilitas pendukung untuk restoran dan UMKM kuliner, dan terintegrasi dengan sistem teknologi serta layanan pengantaran dari Gojek. Sebanyak 80 persen peserta Dapur Bersama GoFood adalah mitra skala UMKM, yang secara rata-rata mengalami peningkatan transaksi sebesar 70% sejak mereka bergabung dengan Dapur Bersama GoFood .

Sejak diluncurkan pada Oktober 2019, Dapur Bersama GoFood kini beroperasi di 27 lokasi di 3 wilayah di Indonesia (Jabodetabek, Bandung, dan Medan). Kapasitas saat ini telah mencapai sekitar 250 outlet usaha kuliner dan 80 persen merupakan UMKM. 

Sebagai bentuk kolaborasi erat antara GoFood dan KemenkopUKM, anggota koperasi binaan KemenkopUKM akan segera bergabung di GoFresh untuk mendukung kebutuhan bahan baku makanan di Dapur Bersama. GoFresh merupakan layanan marketplace yang lebih mudah menghubungkan berbagai UMKM
pemasok bahan baku makanan dengan pembeli.

Sementara itu Deputi bidang Produksi dan Pemasaran KemenkopUKM Victoria br Simanungkalit menambahkan, dengan Dapur Bersama ini juga mendorong produsen suplayer bahan baku dari daerah-daerah bisa memotong rantai pemasaran. 

"UKM konsumen bahan baku juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Tidak hanya dapurnya yang pelaku UKM, pemasoknya juga UKM. Di sinilah UKM ketemu dalam suatu rantai tata niaga yang lebih baik," ungkap Victoria.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Pemasaran & Penjualan Crown Group Indonesia, Tyas Sudaryomo didampingi Sales Manager Crown Group Indonesia Reiza Arief serta GM Strategic & Corporate Communication Crown Group Indonesia Bagus Sukmana saat media breafing secara virtual (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:05 WIB

Catat Sejarah! Crown Group Tunjuk Indonesia jadi Pasar Pertama Mega Proyek Senilai Rp 2 Triliun di Melbourne

Pertama dalam sejarah perusahaan, Indonesia didaulat menjadi lokasi pertama bagi Crown Group untuk memperkenalkan proyek hunian terbarunya di Melbourne, bahkan mendahului Sydney dan Melbourne.…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:42 WIB

Dukung Ekonomi Daerah, Pelindo IV Biak Layani Pelayaran Perdana Tanto Intim Line

Hal itu dibuktikan dengan pelayanan pelayaran perdana kapal kargo, KM Tanto Lestari oleh Pelindo IV di Dermaga Umum Pelabuhan Laut Biak pada Minggu 9 Agustus 2020 lalu.

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:20 WIB

Jaga Tren Positif Industri Mamin, Ini Taktik Jitu Kemenperin

Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih mampu tumbuh positif pada triwulan II tahun 2020 setelah tertekan berat akibat dampak pandemi Covid-19.…

PT Sentul City Tbk (BKSL) (thepresidentpostindonesia)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:05 WIB

Alamak! PT Sentul City Tbk Digugat Pailit oleh Keluarga Bintoro, Ada Apa?

PT Sentul City Tbk (BKSL) digugat pailit ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh keluarga Bintoro.

Pekerja Industri Manufaktur Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:35 WIB

Jangan Panik! Subsidi Gaji Pekerja Rp600 Ribu Bakal Berlaku untuk Semua Sektor Industri dan Profesi

Menteri Ketenagakerjaan (menaker) Ida Fauziah memastikan para penerima subsidi gaji Rp600 Ribu untuk para pegawai tidak akan dibatasi sektor usaha dan jenis pekerjaannya.