Peran Kemenristek/BRIN dalam Upaya Pengembangan Vaksin Covid-19 di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 Juli 2020 - 13:00 WIB

Menristek Bambang Brodjonegoro
Menristek Bambang Brodjonegoro

INDUSTRY.co.id - Jakarta –  Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan hasil terkini penelitian Whole Genome Sequencing (WGS) virus Corona yang telah dilakukan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dan Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga.

WGS dapat menjadi dasar bagi peneliti untuk tetap berinovasi dalam menciptakan vaksin Covid-19 yang tepat, untuk kasus di Indonesia.

"The Whole Genome Sequencing  sangat penting untuk mengetahui klasifikasi jenis virus, dalam kaitannya  dengan pengembangan vaksin di Indonesia. Sejauh ini LBM Eijkman sudah mengirim 10 dan Universitas Airlangga mengirimkan 5  The Whole Genome Sequencing ke bank data  Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID),” jelas Menristek/Ka.BRIN  Bambang pada saat menjadi pembicara pada Webinar  Research on Covid-19 and Technology Development in Indonesia_ yang diadakan oleh the Australian National University (ANU), Rabu (8/7/2020).

Menteri Bambang mengungkapkan saat ini lebih dari 60.000 WGS, telah diterima GISAID dari berbagai negara di dunia. GISAID sendiri sudah mengklasifikasi virus Corona dalam beberapa kelompok yaitu S, G, GR, GH, V, L dan O _(Others)_.

“Hasilnya dari 15 WGS yang telah dikirimkan, diketahui sebagian besar tipe virus yang berkembang di Indonesia, termasuk kelompok L yang mempunyai kesamaan dengan Wuhan, China, satu termasuk kelompok S yang sama dengan Covid-19 di Eropa, dan satu termasuk kelompok O atau jenis virus Covid-19 lainnya yang belum dikenali,” terang Menteri Bambang.

Berdasarkan hal tersebut, beliau mengungkapkan Kemenristek/BRIN melakukan langkah ganda dalam pengembangan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Pertama, melakukan kegiatan penelitian dan produksi vaksin Covid-19 original, secara mandiri yang berbasis _strain_ virus di Indonesia. Pengembangan vaksin jenis ini akan menggunakan metode protein rekombinan yang penelitiannya dipimpin oleh LBM Eijkman.

Kedua, melalui kolaborasi kerja sama luar negeri khususnya dengan perusahaan farmasi antara lain saat ini dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), karena virus yang menyebar di Indonesia memiliki kesamaan dengan yang berkembang di RRT.

Kedepan, Indonesia tetap akan membuka diri untuk melakukan kerja sama dengan mitra Internasional lainnya, dengan mengedepankan asas kesetaraan dan tetap diupayakan adanya transfer teknologi. Sehingga Indonesia bukan hanya menjadi tempat untuk uji klinis pengembangan vaksin dari luar negeri, melainkan ikut serta terlibat dalam mengembangkan vaksin bersama-sama.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:30 WIB

20,48 Persen Laba Bersih 2019 Semen Baturaja Dibagikan Sebagai Dividen Tunai

Jakarta - Para pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), sebuah BUMN industri semen di Sumatera Selatan, dalam Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (05/08/2020),…

Lintasarta Raih Penghargaan Secure SD-WAN Excellence Award

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:27 WIB

Diakui Dunia Internasional, Perusahaan ICT Nasional Ini Raih Penghargaan Sistem Keamanan Siber Terbaik Kelas Dunia

Jakarta–Perusahaan Information and Communication Technology (ICT) total solutions, Lintasarta, dinobatkan sebagai penyedia jasa SD-WAN dengan sistem keamanan terbaik oleh perusahaan multi…

Pengendalian hama lewat penyemprotan

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:08 WIB

Wuih, Penyemprotan Basmi Hama di Tanjab Timur

Pertengahan Juli lalu petani bersama dengan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melakukan pengamatan rutin di area pertanaman padi Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang,…

Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:49 WIB

Petani Kena Pajak PPN yang Beromzet Rp4,8 Miliar

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Febrio Kacaribu mengatakan kontribusi sektor pertanian sangat besar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, rata-rata sebesar 13%. Namun, kontribusi…

tinplate/ iluastrasi

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:33 WIB

Leader dalam Pasar Tinplate! Latinusa Bakal Pertahankan Pangsa Pasar di atas 60% Tahun Ini

Jakarta-Presiden Direktur PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) Jetrinaldi, dalam paparan publiknya, di Jakarta, Kamis (6/8/2020), mengatakan, produsen tunggal produk tinplate, PT Pelat Timah…