INDUSTRY.co.id - Jakarta- Rico Adisurja Setiawan, Direktur Utama PT Tunas Ridean Tbk mengatakan pendapatan bersih Grup untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020 sebesar Rp3,2 triliun, turun 11% dari tahun sebelumnya.

Advertisement

"Laba yang diatribusikan kepada pemegang saham Rp125,0 miliar turun 22%. Laba per saham juga turun 22% menjadi Rp22," kata dia di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

"Laba Grup dari bisnis otomotif turun 17% menjadi Rp79,3 miliar, disebabkan oleh penurunan penjualan. Pasar mobil nasional turun 7% menjadi 237.000 unit, sementara penjualan mobil baru Grup turun 16% menjadi 10.758 unit. Pasar nasional perdagangan motor turun 7% pada kuartal pertama tahun ini menjadi 1,6 juta unit. Penjualan sepeda motor Grup, yang terutama berlokasi di Sumatra turun 14% menjadi 48.843 unit. Kontribusi laba dari bisnis rental turun 35% menjadi Rp9,4 miliar, disebabkan oleh keuntungan yang lebih rendah dari penjualan armada dan biaya penyusutan yang lebih tinggi. Jumlah armada rental sedikit turun menjadi 8.066 unit.

Advertisement

"Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp36,3 miliar, 28% lebih rendah dari tahun lalu terutama akibat dari perubahan peraturan seputar praktik penagihan, termasuk relaksasi atas angsuran pinjaman sebagai salah satu tanggapan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19. Jumlah pembiayaan baru naik 5% menjadi Rp7,3 triliun.

"Group Tunas Ridean optimis untuk dapat melalui tantangan menghadapi pandemi COVID-19 dan akan senantiasa memantau dengan cermat perkembangan wabah COVID-19 dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampaknya pada bisnis Grup.

Advertisement