INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik 2 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) dan 489 pejabat administrator (eselon III) di lingkungan Kementerian PUPR pada Senin (22/6/2020) di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta.
Pelantikan dilakukan sebagai tindak lanjut dari penyederhanaan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan organisasi.
Penyederhanaan organisasi tersebut dilakukan melalui penetapan struktur organisasi Kementerian PUPR yang baru berdasarkan Permen PUPR Nomor 13 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian PUPR serta Permen PUPR Nomor 16 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian PUPR.
"Ini adalah kelanjutan proses reformasi birokrasi dan perampingan organisasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo saat pelantikan di depan sidang MPR/DPR untuk mempercepat pengambilan keputusan," kata Menteri Basuki melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (23/6/2020).
Menteri Basuki meminta agar para pimpinan di Kementerian PUPR berkarakter kuat dengan sifat berani, tangguh, dan disiplin. Ditambahkan Menteri Basuki, pemimpin yang kuat harus memiliki sifat tangguh yakni sanggup menghadapi masalah.
"Tangguh karena dia kompeten. Latihan dan belajar terus menerus, tidak malu bertanya dengan orang lain. Pemimpin yang kuat harus disiplin dan mampu melakukan sesuatu yang harus dilakukan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki berpesan kepada pejabat yang dilantik untuk meluruskan niat menerima amanah didasari pada niat yang baik dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Menteri Basuki mengingatkan kembali pesan 4 Big No yakni No bribery (suap), no kickback (imbalan), no gift (hadiah), no luxurious lifestyle (tetaplah sederhana).