Shipper - Startup Aggregator Pengiriman Barang Indonesia Mendapatkan Pendanaan Seri A

Oleh : Herry Barus | Minggu, 21 Juni 2020 - 10:00 WIB

Shipper - Startup Aggregator Pengiriman Barang Indonesia Mendapatkan Pendanaan Seri A
Shipper - Startup Aggregator Pengiriman Barang Indonesia Mendapatkan Pendanaan Seri A

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Shipper, platform logistik berbasis teknologi asal Indonesia, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh dana Seri A berasal dari beberapa investor yang dipimpin oleh Prosus Ventures - sebelumnya dikenal dengan nama Naspers Ventures, untuk dapat mengembangkan dan memperluas jangkauan bisnis di Indonesia. Beberapa investor lainnya termasuk Lightspeed, Floodgate Y, Combinator, Insignia Ventures, dan AC Ventures, turut serta dalam pendanaan ini.

Shipper adalah platform logistik berbasis teknologi dalam menawarkan solusi layanan one stop service, mulai dari platform pengiriman multi-kurir hingga distribusi jaringan jasa pergudangan & pemenuhan. Shipper menawarkan lebih dari 30 lokasi untuk dipilih dan berencana untuk memperluas jangkauannya ke kota-kota lain dan wilayah baru di Indonesia guna mengakomodasi kebutuhan konsumen.

Berdasarkan “Indonesia Logistics and Warehousing Market by Sector (Freight Forwarding, Warehousing, VAS), by Domestic and International Services - Outlook to 2021)", pasar logistik Indonesia diproyeksikan akan mencapai US$ 240 miliar pada 2021, angka ini hampir sama dengan estimasi pasar logistik di India sebesar US$ 215 miliar di 2020. Tapi terlepas dari ukurannya, pasar logistik di Indonesia masih tergolong sangat tidak efisien. Di kota tier 2 dan tier 3, biaya pengiriman seringkali bertambah hingga 40% dari total transaksi di e-commerce, sehingga menjadi penghalang utama bagi masyarakat di kota-kota tersebut untuk mengadopsi e-commerce secara massal.

Shipper hadir sebagai solusi atas tiga masalah utama aspek logistik di Indonesia, mulai dari pemilihan jasa pengiriman & pergudangan yang rumit, kurangnya transparansi harga, dan kemampuan pelacakan rute yang masih di bawah rata-rata.

“Dengan investasi ini, Shipper akan terus berkembang dan terus mencari talenta lokal berkualitas untuk bergabung dengan kami dalam membangun data yang kuat melalui teknologi untuk menyusun pemenuhan kebutuhan logistik dan pengiriman yang belum terstruktur dengan baik,” ungkap Budi Handoko, COO dan Co-Founder, Shipper.

Dengan investasi terbaru ini Shipper akan bisa  terus memperluas jangkauan solusi mereka dan membantu konsumen dalam menemukan mitra pengiriman terbaik; tanpa perlu menghabiskan waktu dalam mempertimbangkan perbandingan biaya, pesanan, pelacakan, asuransi dan banyak lagi.

“Prosus Ventures selalu mencari mitra bisnis yang memiliki solusi unik berbasis teknologi dalam memecahkan masalah kebutuhan masyarakat lokal. Kami ingin benar-benar memberi dampak yang berarti sebagai investor dan membidik sektor-sektor ekonomi di mana teknologi bisa membuat perubahan yang berarti dalam perilaku konsumen dan ekonomi,” jelas Banafsheh Fathieh, Principal Investor, Prosus Ventures. “Shipper telah mengidentifikasi kebutuhan besar di pasar Indonesia dan mencocokkannya dengan solusi berbasis teknologi sehingga dapat memberi manfaat bagi konsumen dan menjadikan proses logistik untuk bisnis lebih mudah dan hemat biaya. Kami sangat senang bisa bermitra dengan Shipper untuk mengubah logistik e-commerce untuk Indonesia menjadi lebih baik, tambah Banafsheh.

“Shipper menjawab kebutuhan logistik dengan layanan berbasis teknologi, dan model variabel-kapasitas yang menguntungkan. Model ini telah menunjukkan adopsi awal yang kuat sejak diluncurkan, dan akan terus berkembang, terutama didukung oleh tim yang kuat dan berpengalaman,” tambah Budi.

Saat ini, Shipper telah bekerja dengan lebih dari 100 kurir ekspres untuk memberikan layanan efisien, biaya pengiriman yang kompetitif dan data yang transparan sehingga para pemilik bisnis e-Commerce dapat memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada pengembangan bisnis mereka.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aplikasi Media Sosial (Ist)

Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:55 WIB

Perlunya Menerapkan Budaya Digital Sehat di Era Perubahan Interaksi Sosial Internet

Pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat dunia dan Indonesia mengadaptasi gaya hidup baru yang mengandalkan teknologi internet. Di balik itu, pandemi ikut membuka kesempatan luas untuk melakukan…

Ilustrasi Orangtua Bijak Berinternet (ist)

Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:30 WIB

Cegah Cyber Bullying, Orangtua Perlu Batasi Anak Berinternet

Sebagai cara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan literasi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyusun Peta Jalan Literasi Digital 2021 -2024 yang menggunakan…

Gubernur Anies Ziarah ke Makam Cit Nyak Dien di Sumedang

Sabtu, 12 Juni 2021 - 20:11 WIB

Gubernur Anies Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien di Sumedang, Warganet: Terimakasih Pak! Salam Cinta dari Aceh...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sesudah beberapa waktu lalu menonton film Tjoet Nja' Dhien bersama keluarga, Ia langsung berniat ziarah ke makam pahlawan asal tanah rencong…

Mendikbud Nadiem Makarim (foto Antara)

Sabtu, 12 Juni 2021 - 19:28 WIB

Kabar Gembira Buat Ribuan Mahasiswa Indonesia! Menteri Nadiem Resmi Buka Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021, Begini Cara Daftarnya...

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadirkan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka bagi para mahasiswa di seluruh Indonesia.¬† Program ini bertujuan…

Menkoperekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus serta Gubernur Kepulauan Riau

Sabtu, 12 Juni 2021 - 19:01 WIB

Dahsyat, KEK Batam dan KEK Nongsa Bakal Kerek Ratusan Miliar Dolar Masuk RI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Batam untuk…