INDUSTRY.co.id, Jakarta -Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan ada tiga hal untuk memperkuat koperasi sebagai wujud sistem ekonomi Pancasila. Keberadaan koperasi di Indonesia harus diperkuat sebab koperasi merupakan wujud sistem ekonomi Pancasila.
Tiga hal tersebut yaitu, pertama mengembalikan pengelolaan sembilan bahan pokok ke Bulog, dan Bulog melakukan kerjasama dengan koperasi untuk sumber produksi dan dalam hal distribusi, kedua melibatkan koperasi dalam semua proyek-proyek pemerintah daerah, dan ketiga membantu permodalan dan manajemen koperasi bekerjasama dengan bank.
"Jika ketiga hal ini dilakukan, saya yakin koperasi akan tumbuh pesat sehingga kesejahteraan meningkat," katanya dalam keterangan resminya kemarin.
Menteri Puspayoga juga mengatakan koperasi merupakan amanat dari UUD 1945. Karena itu, pemerintah melakukan koperasi pemberdayaan dan pembenahan melalui Reformasi Koperasi.
Dia menegaskan bentuk koperasi yang hendak dicapai pemerintah adalah koperasi yang sehat, berkualitas dan berdaya saing.
"Pemerintah tidak mengarahkan sebanyak-banyaknya lembaga koperasi, tetapi yang banyak harus anggotanya. Itu indikator koperasi berkualitas. Dengan kualitas koperasi lebih mudah dibina dan diawasi, " tegas Puspayoga.
Dengan keberpihakan juga, pemerintah melaksanakan reforma agraria dengan mendistribusikan lahan-lahan perkebunan bagi koperasi. Tahun 2017 ditargetkan redistribusi lahan akan diterima 400 koperasi dengan luas lahan 590.000 ha.
Puspayoga melanjutkan, untuk meningkatkan mutu koperasi, pihaknya sedang memperbanyak Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi. Diharapkan LSP Koperasi akan berdiri di semua provinsi